Connect with us

Olahraga

Dramatis, Italia Juara Piala Eropa 2020

Published

on

Timnas Italia berpesta di Stadion Wembley setelah mengalahkan Inggris dalam drama adu penalti 3-2 usai bermain imbang 1-1 pada laga final Piala Eropa 2020, Senin (12/7/2021) WIB / Foto: Twitter Timnas Italia

LONDON – Timnas Italia berpesta di Stadion Wembley setelah mengalahkan Inggris dalam drama adu penalti 3-2 usai bermain imbang 1-1 pada laga final Piala Eropa 2020, Senin (12/7/2021) WIB. Tangisan Roberto Mancini pun pecah lantaran ia berhasil mengakhiri penantian 53 tahun puasa gelar di turnamen ini sejak 1968.

Sang penakluk kutukan. Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan perjalanan karier kepelatihan Mancini bersama Gli Azzurri.

Mancini bersama Timnas Italia dimulai pada 2018. Penunjukan mantan ahli strategi Manchester City itu diambil setelah Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2017, dan itu pertama kalinya terjadi sejak 1958.

Hanya dalam hitungan tiga tahun, Mancini sukses menghadirkan trofi juara untuk publik Italia di Piala Eropa 2020. Menariknya, tak hanya sukses mengangkat trofi juara saja, dia bersama skuatnya juga sukses menjaga rekor tak terkalahkan dalam 34 pertandingan.

Mancini patut berterima kasih pada Leonardo Bonucci dan Gianluigi Donnarumma. Pasalnya, dilansir Sindo sport, dua pemain itu menjadi aktor penyelamat wajah Timnas Italia di depan penggemar Inggris yang memadati Stadion Wembley.

Bonucci mencetak gol penyeimbang setelah Italia tertinggal di menit kedua melalui gol Luke Shaw. Sementara Donnarumma berhasil menggagalkan tendangan penalti kelima Inggris, Bukayo Saka.

Berkat kontribusinya, Italia telah memenangkan gelar turnamen besar keenam (4 Piala Dunia dan 2 Piala Eropa). Mereka hanya tertinggal satu trofi lagi untuk menyamai catatan Jerman.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Raih Kembali Piala Thomas, Penantian 19 Tahun Indonesia Berakhir

Published

on

Aarhus -Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China. Puasa gelar dua dekade Merah-Putih di ajang ini berakhir sudah.

Indonesia mengunci gelar juara itu usai Jonatan Christie memenangi partai ketiga di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) malam WIB. Jonatan mengalahkan Li Shi Feng 21-14, 18-21, dan 21-14.

Indonesia secara total menang 3-0 setelah memenangi dua partai pertamanya, yakni Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, dan 21-16.

Lalu, dilanjutkan di partai kedua ketika ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menumpas He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan dua gim langsung, 21-12 dan 21-19.

Ya, sebelum ini, Indonesia terakhir kali berjaya di ajang ini pada 2002. Saat itu Taufik Hidayat dkk. mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2 di Guangzhou, China. Setelah itu, Indonesia tidak bisa menghentikan dominasi China yang meraih enam gelar dari delapan edisi terakhir.Indonesia pun menggagalkan misi China untuk mempertahankan gelar juara yang direbut pada 2018.

Dilansir detiksport, kemenangan ini sekaligus menuntaskan rasa penasaran Indonesia selama hampir 20 tahun lamanya untuk mengangkat trofi Piala Thomas lagi.

Indonesia pun menahbiskan diri sebagai negara dengan gelar Piala Thomas terbanyak, yakni 14 trofi disusul China dengan 10 trofi, lalu Malaysia dengan lima trofi, dan Denmark serta Jepang dengan masing-masing satu trofi.

Gelar Piala Thomas 2020 jadi pelipur lara setelah kegagalan Indonesia di Piala Sudirman karena tersingkir di babak perempatfinal. Selamat buat Indonesia!

Continue Reading

Olahraga

Jokowi Resmi Buka PON Papua

Published

on

Papua-Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka gelaran PON Papua ke-20 yang sesuai jadwal berlangsung 2 sampai 15 Oktober mendatang.

Pembukaan PON Papua berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Sabtu (2/10) malam. Upacara pembukaan PON Papua turut disemarakkan dengan berbagai kegiatan.

Upacara pembukaan PON Papua dibuka dengan lagu ‘Sa Papua’ yang dibawakan oleh seniman asal Papua, Edo Kondologit, Nowela, dan Michael Jakarimilena. Nyanyian tersebut diiringi oleh para penari Tifa.

Upara pembukaan kemudian berlanjut dengan defile kontingen dari setiap provinsi yang ambil bagian di PON Papua. Selain atlet, terdapat pula wasit dan perwakilan dari 34 provinsi dalam defile tersebut.

Perwakilan kontingen Papua menutup parade atlet dalam upacara pembukaan PON Papua. Setelah itu disusul dengan parade bendera 34 provinsi.

Dalam pidatonya, Jokowi mengaku bangga karena PON untuk kali pertama bisa digelar di tanah Papua. Hal ini juga disebut Jokowi menunjukkan kemajuan Papua dalam hal infrastruktur dan kemampuan menyelenggarakan acara besar di kancah nasional dan internasional.

“Perasaan saya dan perasaan saudara-saudara pasti sama, kita bangga ada di tanah Papua. Dan kita bangga berada di stadion terbaik di Asia Pasifik ini. Kita bangga membuka PON ke-20, PON yang pertama kali diselenggarakan di tanah Papua,” ujar Jokowi dalam pidatonya.

“Pekan Olahraga ini menunjukkan kemajuan Papua, menunjukkan kesiapan infrastruktur di tanah Papua, dan kesiapan masyarakat Papua dalam menyelenggarakan acara besar untuk berprestasi di kancah nasional dan internasional,” ia melanjutkan.

Dilansir CNN Indonesia, PON Papua akan mempertandingkan 56 cabang olahraga. Sebanyak 6.442 atlet akan berpartisipasi di pesta olahraga paling bergengsi se-Indonesia tersebut.

Continue Reading

Olahraga

Miris! Sepakbola Indonesia Merosot Padahal Olahraga yang Paling Favorit

Published

on

Orator.id,JAKARTA-Indonesia turun ke peringkat 175 dalam ranking FIFA teranyar yang dirilis Jumat (17/9/2021). Posisi tersebut lebih buruk dari peringkat Indonesia bulan lalu, yakni 174.

Di kawasan Asia Tenggara, Timnas Indonesia hanya lebih baik daripada Kamboja (178), Laos (186), Brunei Darussalam (190) dan Timor Leste (194).

Sementara negara ASEAN dengan peringkat FIFA tertinggi saat ini adalah Vietnam, yang bertengger di urutan ke-95.

Di bawah Vietnam ada Thailand (122), Filipina (125), Myanmar (146), Malaysia (154) dan Singapura (160).

Sementara lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia di babak play-off kualifikasi Piala Asia 2023 pada Oktober 2021 nanti, yakni Taiwan, berada di posisi ke-151.

Jika mampu menundukkan Taiwan dan lolos ke Kualifikasi Piala Asia 2023, Indonesia berpotensi memperbaiki posisinya di ranking FIFA.

Secara keseluruhan, Timnas Belgia masih kukuh di posisi teratas peringkat FIFA, disusul Brasil. Inggris merangkak ke posisi ketiga, melangkahi Prancis yang kini tepat di bawahnya.

Tim 10 besar terbaik kemudian diisi Italia, Argentina, Portugal, Spanyol, Meksiko dan Denmark.

Continue Reading
Advertisement

Trending