Connect with us

Berita

Setop Kekerasan dan Penghalangan Kerja Jurnalistik, AJI Palembang Kampanyekan Gerakan Pita Putih

Published

on

Ketua AJI Palembang,Prawira Maulana saat mengikatkan pita putih sebagai kampanye setop kekerasan dan penghalangan kerja jurnalistik, Senin (5/4/2021).

Orator.id,PALEMBANG-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang memulai kampanye gerakan pita putih. Selama satu minggu penuh mulai Senin 5 April 2021 para anggota AJI Palembang akan mengenakan pita putih saat kerja-kerja jurnalistik baik di lapangan maupun di kantor.

Namun aksi ini bukan hanya milik AJI Palembang saja. Tujuan aksi ini utamanya adalah seluruh komunitas jurnalis di Sumatera Selatan dan Indonesia. Bahkan para narasumber, penegak hukum dan masyarakat diharapkan mengenakan pita putih untuk mendukung kebebasan pers.

“Pita putih sebagai simbol penolakan atas agresi, penghalangan, pemaksaan, kekerasan dan kekejaman, “Ujar Ketua AJI Palembang, Prawira Maulana.

Pada kampanye ini juga perlu ditekankan bahwa jurnalis yang dimaksud adalah jurnalis yang memang bekerja secara profesional sesuai kode etik. Melakukan kerja-kerja jurnalistik demi kepentingan publik. Bukan jurnalis gadungan pun abal-abal, buzzer yang kerap mengaku-ngaku namun bekerja dengan itikad buruk bukan demi publik.

Latar Belakang Kampanye

Pada 1 April 2021, AJI Palembang bersama Koalisi Untuk Kemerdekaan dan Kebebasan Pers menggelar aksi damai simpatik di Bundaran Air Mancur sebagai bentuk kampanye luas penghentian kekerasan pada jurnalis.

Setelah aksi, AJI Palembang merasa perlu melakukan rangkaian kegiatan kampanye agar tuntutan terus disuarakan dan tak berhenti. AJI Palembang percaya ada berbagai macam bentuk aksi yang dipilih mulai dari kampanye di media sosial, daring maupun lewat aksi massa. Namun gerakan kongkrit yang simpatik dan langsung tetap harus dikedepankan utamanya memberikan pemahaman segenap orang dalam hal ini sumber berita yang sering bersentuhan dengan kerja-kerja jurnalistik.

Kampanye ini juga sebagai upaya untuk mengagalang solidaritas sesama jurnalis. (riz/tim)

Berita

Ada Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Gubernur Minta Warga Tak Panic Buying

Published

on

Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat meninjau ke lapak ayam potong di pasar tradisional yang ada di Kota Palembang salah satunya Pasar Palimo, Senin (12/4/2021)

Orator.id,Palembang-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mendadak meninjau pasar tradisional memantau harga bahan kebutuhan pokok di
Pasar Palimo dan Lemabang Palembang, Senin (12/4/2021)

“Memang ada beberapa komoditi kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Palimo dan Pasar Lemabang mengalami kenaikan harga rata-rata 5-7 persen seperti daging ayam, daging sapi, telur ayam dan telur bebek,” ujar gubernur.

Ia menjelaskan bahwa daging ayam jenis ayam potong merah naik sebesar Rp5 Ribu dari Rp 35 menjadi Rp40 Ribu. Daging sapi naik Rp10 Ribu dari Rp130 menjadi Rp140, telur ayam dan bebek dari Rp20 Ribu menjadi Rp23 Ribu.

“Kita maklumi karena adanya lonjakan permintaan sehingga stok nya terbatas. Untuk urusan harga sudah klasik setiap mau puasa dan lebaran ada kenaikan. tapi wajar gak sampai 5 persen,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk sayuran, beras, cabai dan jagung tidak ada kenaikan atau bahkan cenderung turun.

“Tergantung jenis ada sebagian yang turun. Beras premium stabil dengan harga Rp11 Ribu – Rp10 Ribu, gak jauh dari HPP. Tapi untuk yang umum seperti tetelan, lemak sapi masih standar. Namun yang pasti bahwa stok bahan pangan pokok terjaga selama bulan puasa nanti,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya menjamin akan menekan harga dengan tindakan preventif yang ketat, mengantisipasi lonjakan harga yang ekstrem di pasar supaya tidak terjadi kepanikan bagi masyarakat selama menjalankan ibadah.

“Jadi kita jangan termakan isu, makanya saya dengan Forkopimda datang untuk menjelaskan jangan sampai terjadi panic buying. Kalau terjadi fluktuasi harga karena ada pemain yang mau curang, siram dengan operasi pasar,” katanya. (mna)

Continue Reading

Berita

Sumsel Gendeng Ratusan Perusahaan Tekan Pengangguran Lulusan SMK

Published

on

Orator.id,Palembang-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng ratusan perusahaan baik dari kalangan industri, dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA). Hal ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Fahlevi, mengatakan hari ini pihaknya telah dilaksanakan penandatangan MoU antara Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Kota Palembang dengan Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). Riza menyambut baik kerjasama karena mampu mengurangi angka pengangguran.

“Untuk tahap pertama ini ada sebanyak 100 IDUKA yang siap menampung para lulusan SMK di Palembang agar mereka siap bekerja, seperti dari Toyota Auto 2000 Plaju, Dexa Medica, Telkom, JM dan lain sebagainya,” ujarnya di SMKN 4 Palembang, Senin (12/4/2021).

Menurut Riza, untuk tahap awal ini ada 100 IDUKA yang jalin kerjasama dengan forum BKK yang fungsinya dapat menampung para alumni atau tamatan siswa SMK untuk siap bekerja.

“Mau tidak mau bursa kerja ini harus dibentuk karena setiap tahun 11 ribu SMK di Sumsel ini lulus dan bersaing,” jelasnya.

Karena itu, siswa SMK juga harus memiliki 5T yakni terampil, terdepan, terpercaya, Terdidik dan Tangguh.

“Dengan 5T yang dimiliki ini insya Allah siswa dapat bersaing untuk dunia kerja ini,” jelas dia.

Selain didorong untuk bekerja juga kita mendorong siswa untuk berwirausaha. Karena itu pembekalan siswa SMK juga berbasis enterpreneurship.

Sementara itu, Ketua Forum BKK Kota Palembang, Titin Martini, mengatakan dalam tahap awal ini ada sebanyak 100 IDUKA yang bergabung dalam forum BKK Kota Palembang.

Ia mengatakan, dari 78 SMK yang ada di Kota Palembang terdiri dari 42 jurusan. Melalui BKK ini kita ingin membuktikan bahwa lulusan SMK bukan penyumbang pengangguran di Kota Palembang.

“Alhamdulilah kita bersyukur sekali antusias IDUKA ini cukup baik dan kita harap ini akan terus bertambah lagi. Kita tak bisa jalan sendiri perlu bergandeng dengan IDUKA ini. 100 IDUKA ini banyak sekali dari berbagai bidang yakni tambang batu bara, retail, otomotif dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Ia mengatakan dengan adanya forum BKK ini dapat menjadi wadah bagi alumni untuk dapat mencari pekerjaan atau pembinaan membuka usaha.

“Adanya Forum BKK kita harapkan dapat menurunkan angka pengagguran di kota Palembang khususnya,” pungkasnya. (abl)

Continue Reading

Berita

Pesan Ramadan, Raja Salman Ajak Umat Islam Dunia Hindari Perpecahan

Published

on

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud

Madinah-Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menyampaikan pesan Ramadan 1442 H kepada umat Islam di seluruh dunia, Senin (12/4/2021).

Penjaga Dua Masjid Suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Arab Saudi, itu mengajak seluruh umat Islam dunia untuk menolak perbedaan dan perpecahan.

Dia menyerukan agar umat Islam lebih mengedepankan akal budi dalam menyikapi perbedaan.

Lebih lanjut Raja Salman juga mendesak semua kalangan untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penyebaran virus corona.

“Upaya besar Arab Saudi telah berhasil memerangi pandemi virus corona. Kami bangga dengan tindak pencegahan yang dilakukan Kerajaan serta penggunaan teknologi canggih untuk memastikan keselamatan mereka yang ingin mengunjungi Dua Masjid Suci,” ujarnya, dikutip dari Saudi Gazette, Selasa (13/4/2021).

Di samping itu dia juga menyerukan semua warga dan penduduk di Saudi untuk segera mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Seperti diketahui, Saudi menyediakan vaksin Covid-19 gratis kepada warganya serta pendatang.

Continue Reading
Advertisement

Trending