Connect with us

Uncategorized

Ganti Ujian Nasional, Ujian Sekolah SD di Palembang Digelar Online

Published

on

Orator.id,Palembang-Di masa pandemi ini, Ujian Sekolah (US) jenjang Sekolah Dasar (SD) dilangsungkan secara Daring atau online. Hal ini sesuai dengan instruksi Menteri Pendidikan Nadiem Makarim agar Ujian Nasional (UN) diganti dengan Ujian Sekolah.

Kepala SDN 1 Palembang, Rahma Danniarti mengatakan, saat ini sedang berlangsung ujian sekolah yang dilakukan khusus untuk siswa kelas 6.

“Pelaksanaan US ini pun berlangsung secara daring yang digelar mulai tanggal 5 April hingga 10 April 2021. Ada 107 siswa yang mengikuti ujian ini yang kita gelar secara daring,” ujarnya, Senin (5/4/2021).

Menurutnya, ujian sekolah ini wajib diikuti oleh siswa karena sebagai salah satu syarat kelulusan bagi siswa. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada wali siswa agar anak mereka mengikuti US.

“Bagi yang terkendala tak ada handphone kita siapkan soal di sekolah dan silahkan ambil. Namun hari ini semua mengikuti secara daring,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan US di hari pertama, mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia yang dimulai jam 8.00 sampai 9.30 WIB.

“Jumlahnya 10 soal dengan pilihan ganda 5 soal dan 5 soal essai yang dibuat oleh pihak sekolah masing-masing. Kita meminta kepada siswa agar dapat menyelesaikan dan menjawab semua soal dengan sungguh sungguh,” pungkasnya. (abl)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

PDAM Tirta Musi Janji Menambah Kapasitas Air 500 Liter Perdetik

Published

on

Peresmikan gedung Graha Tirta Musi Palembang, Selasa (6/4/2021).

Orator.id,Palembang-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang siap menambah kapasitas air 500 liter perdetik pada akhir 2021. Hal ini mengingat masih banyaknya masyarakat Kota Palembang yang belum mendapatkan saluran air bersih bahkan daftar tunggu mencapai 10 ribu Kepala Keluarga (KK).

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya mengatakan, kapasitas air saat ini 4300 liter perdetik untuk melayani lebih kurang 293 ribu sambungan langganan (SL). Jumlah tersebut masih kurang terutama untuk mengaliri kawasan pinggiran kota.

“Akhir tahun ini akan ditambah peningkatan kapasitas akan terealisasi 500 liter perdetik untuk mengcover 80 ribu pelanggan, saat ini masih dalam proses,” katanya, katanya usai meresmikan gedung Graha Tirta Musi Palembang, Selasa (6/4/2021).

Kawasan yang masih belum teraliri air bersih dari PDAM ini terutama kawasan sebelah barat Kota Palembang seperti Talang Jambe, juga Tanjung Barangan. Nantinya setelah terealisasi maka aliran air akan difokuskan ke wilayan tersebut.

“Sementara untuk bagian Timur Palembang seperti Sematang Borang, Mata Merah kita akan mintakan pendanaan dari pusat,” katanya.

Saat ini, daftar tunggu pelanggan PDAM masih 10 ribu KK lagi dari awalnya 15 ribu KK. Sementara saat ini 5000 KK daftar tunggu sudah tuntas termasuk diantaranya yang berada di kawasan Talang Jambe dan Tanjung Barangan.

“Diresmikannya Graha Tirta Musi ini sebagai pendukung kegiatan yang dilakukan PDAM. Karena ruangan yang dimiliki sebelumnya berkapasitas 20 orang, ini bisa sampai 100 orang,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihaknya menargetkan awal 2023 distribusi melampaui dari kebutuhan. Selain itu, pembangunan Embung 100 hektare di Pulokerto, Gandus akan menjadi proyek strategi nasional.

“Sehingga tidak sepenuhnya mengandalkan Sungai Musi untuk air baku. Jika Sungai Musi tidak bisa lagi dijadikan sebagai air baku, kita punya embung 100 hektare,” katanya. (kar)

Continue Reading

Uncategorized

Bikin Cemas dan Deg-degan, Wali Kota Harnojoyo Bakal Umumkan Hasil Tes Urine Serentak

Published

on

Wali Kota Palembang, H Harnojoyo

Orator.id, Palembang-Wali Kota Palembang Harnojoyo tampaknya membuat pejabat dan para pegawai cemas dan deg-degan. Pasalnya, hasil tes urine yang dilakukan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel bakal diumumkan secara serentak.

Meskipun begitu, Sekda Kota Palembang Ratu Dewa mengakui bahwa ia telah mendapatkan hasil tes urine dari BNN, tetapi hasilnya diserahkan kepada wali kota.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, tes urine ini dilaksanakan untuk semua ASN dan non ASN untuk mencegah keterlibatan narkoba. Ia mengaku belum mendapatkan hasil rekomendasi dari BNN.

“Belum ada hasilnya, nanti akan diumumkan secara serentak semua dari pemeriksaan seluruh OPD, sekarang belum selesai,” katanya, Selasa (6/4/2021).

Harnojoyo mengatakan, pemberian sanksi kepada ASN dan non ASN akan dilakukan sesuai hasil rekomendasi dari BNN. Apakah orang tersebut murni menggunakan narkoba atau mengonsumsi obat dari dokter karena sakit tertentu.

“Pemberian sanksi bisa berakibat fatal dan kita lihat rekomensasi dari BNN. Hasilnya bisa positif karena benar-benar narkoba atau kemungkinan orang tersebut sebelumnya telah mengonsumsi obat dari dokter, nanti kita lihat,” katanya.

Dengan melihat hasil dan rekomendasi dari BNN tersebut, maka sesuai aturannya pemkot juga menyiapkan hukuman mulai dari sanksi ringan, sedang dan berat yakni pemecatan.

“Sanksinya bertahap, bisa sampai pemecatan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, saat ini sudah lebih dari lima OPD yang dilakukan tes urine. Diantaranya Kesbangpol Palembang, Dinas Perhubungan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Sekretariat Daerah, juga PDAM Tirta Musi.

Dewa mengatakan, bahwa dirinya telah menyampaikan hasil tes urine dari beberapa OPD kepada Wali Kota Palembang, Harnojoyo. Mulai dari Kesbangpol, Dinas Perhubungan Kota Palembang, Eselon II serta Camat.

“Silakan teman-teman media tanyakan langsung dengan bapak wali kota. Saya tidak mau berandai-andai, karena Pak Wali yang lebih tahu,” katanya. (kar)

Continue Reading

Uncategorized

Arab Saudi Hanya Bolehkan Umrah dan Haji bagi Jemaah yang Sudah Vaksin Covid-19

Published

on

JAKARTA-Pihak berwenang Arab Saudi, Senin (5/4), mengatakan hanya orang yang sudah diimunisasi COVID-19 yang akan diizinkan melakukan umrah mulai awal Ramadan.

Dalam pernyataan, Kementerian Haji dan Umrah mengatakan, ada tiga kategori orang yang dianggap “sudah diimunisasi”, yaitu yang telah menerima dua dosis vaksin, mereka yang baru mendapat satu dosis vaksin setidaknya 14 hari sebelumnya, dan orang-orang yang telah pulih dari COVID-19. Hanya orang-orang itu yang akan diizinkan umrah, dan salat di Masjidil Haram di Mekkah.

Kantor berita AFP melaporkan bahwa kebijakan tersebut secara efektif akan “meningkatkan kapasitas operasional” Masjidil Haram selama Ramadan. Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa syarat itu juga berlaku untuk masuk ke Masjid Nabawi di Madinah.

Kementerian itu mengatakan kebijakan itu berlaku mulai Ramadan, yang akan dimulai pekan depan, tetapi tidak disebut berapa lama syarat itu akan berlangsung. Juga tidak jelas apakah kebijakan itu, yang muncul di tengah meningkatnya infeksi virus corona di kerajaan itu, akan terus berlaku sampai ibadah haji.

seperti dilansir VoA, Arab Saudi melaporkan lebih dari 393 ribu orang yang terinfeksi virus corona dan 6.700 meninggal akibat COVID-19.

Kementerian Kesehatan kerajaan mengatakan telah memberikan lebih dari lima juta dosis vaksin virus corona. Populasi di negara itu lebih dari 34 juta.

Continue Reading
Advertisement

Trending