Connect with us

Berita

CJH Bakal Dikarantina di Asrama Haji Selama Tiga Hari dan Wajib PCR

Published

on

Orator.id,Palembang-Berbeda dari biasanya, Calon Jemaah Haji (CJH) di masa pandemi Covid-19 ini akan dikarantina di Asrama Haji lebih lama hingga tiga hari. Bahkan, diharuskan untuk tes PCR dan jumlah orang dalam satu kamar pun dibatasi.

Hal ini berlaku saat nantinya Pemerintah Arab Saudi resmi membuka kedatangan jemaah haji termasuk dari Indonesia. Maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan jemaah haji asal Indonesia. Mengingat, kondisi pandemi Covid-19 yang belum selesai sehingga penerapan protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

Perencana Ahli Muda Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Melzan Dharmayuli mengatakan, calon jemaah haji akan diinapkan di Asrama Haji sesuai asal Embarkasi selama 72 Jam atau tiga hari.

“Berbeda dari biasanya hanya satu hari, di masa pandemi ini sampai tiga hari baru berangkat setelah memenuhi persyaratan lain yang ditentukan,” katanya, Kamis (25/3/2021).

CJH pun harus melakukan tes PCR untuk memastikan terpapar Covid-19 atau tidak. Jika kondisi jemaah sehat dalam satu kamar karantina akan dihuni oleh dua orang. “Sebelum masuk karantina, harus dilakukan Rapid antigen. Selama di asrama tiga hari itu akan di swab jika negatif baru bisa berangkat,” katanya.

Sementara jika hasil reaktif atau positif maka akan dilakukan isolasi terlebih dahulu selama 14 hari. Keberangkatannya akan ditunda setelah hasil swab negatif. “Nanti dialihkan ke kloter berikutnya bila tidak memungkinkan berangkat saat itu,” katanya.

Melzan mengatakan, terkait biaya swab dan Rapid antigen tidak masuk dalam paket biaya perjalanan haji sehingga dianjurkan untuk calon jemaah melakukan tes mandiri ke fasilitas kesehatan milik pemerintah atau klinik.

Ditambahkannya, tantangan terbesar pelayanan haji di masa pandemi ini adalah menjaga kondis kesehatan calon jemaah haji. Karenanya, jemaah haji yang nanti akan berangkat maka akan diimbau untuk tidak melakukan perjalanan keluar kota minimal 14 hari terakhir dan menjaga kesehatan.

“Dari sekarang walau tidak ada manasik secara offline dan hanya virtual, kita coba sosialisasikan ini ke jemaah. Apalagi, masa ibadah haji tidak akan lama seperti tahun-tahun sebelumnya mengingat tidak boleh ramai-ramai,” katanya. (kar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Ada Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Gubernur Minta Warga Tak Panic Buying

Published

on

Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat meninjau ke lapak ayam potong di pasar tradisional yang ada di Kota Palembang salah satunya Pasar Palimo, Senin (12/4/2021)

Orator.id,Palembang-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mendadak meninjau pasar tradisional memantau harga bahan kebutuhan pokok di
Pasar Palimo dan Lemabang Palembang, Senin (12/4/2021)

“Memang ada beberapa komoditi kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Palimo dan Pasar Lemabang mengalami kenaikan harga rata-rata 5-7 persen seperti daging ayam, daging sapi, telur ayam dan telur bebek,” ujar gubernur.

Ia menjelaskan bahwa daging ayam jenis ayam potong merah naik sebesar Rp5 Ribu dari Rp 35 menjadi Rp40 Ribu. Daging sapi naik Rp10 Ribu dari Rp130 menjadi Rp140, telur ayam dan bebek dari Rp20 Ribu menjadi Rp23 Ribu.

“Kita maklumi karena adanya lonjakan permintaan sehingga stok nya terbatas. Untuk urusan harga sudah klasik setiap mau puasa dan lebaran ada kenaikan. tapi wajar gak sampai 5 persen,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk sayuran, beras, cabai dan jagung tidak ada kenaikan atau bahkan cenderung turun.

“Tergantung jenis ada sebagian yang turun. Beras premium stabil dengan harga Rp11 Ribu – Rp10 Ribu, gak jauh dari HPP. Tapi untuk yang umum seperti tetelan, lemak sapi masih standar. Namun yang pasti bahwa stok bahan pangan pokok terjaga selama bulan puasa nanti,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya menjamin akan menekan harga dengan tindakan preventif yang ketat, mengantisipasi lonjakan harga yang ekstrem di pasar supaya tidak terjadi kepanikan bagi masyarakat selama menjalankan ibadah.

“Jadi kita jangan termakan isu, makanya saya dengan Forkopimda datang untuk menjelaskan jangan sampai terjadi panic buying. Kalau terjadi fluktuasi harga karena ada pemain yang mau curang, siram dengan operasi pasar,” katanya. (mna)

Continue Reading

Berita

Sumsel Gendeng Ratusan Perusahaan Tekan Pengangguran Lulusan SMK

Published

on

Orator.id,Palembang-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng ratusan perusahaan baik dari kalangan industri, dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA). Hal ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Fahlevi, mengatakan hari ini pihaknya telah dilaksanakan penandatangan MoU antara Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Kota Palembang dengan Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). Riza menyambut baik kerjasama karena mampu mengurangi angka pengangguran.

“Untuk tahap pertama ini ada sebanyak 100 IDUKA yang siap menampung para lulusan SMK di Palembang agar mereka siap bekerja, seperti dari Toyota Auto 2000 Plaju, Dexa Medica, Telkom, JM dan lain sebagainya,” ujarnya di SMKN 4 Palembang, Senin (12/4/2021).

Menurut Riza, untuk tahap awal ini ada 100 IDUKA yang jalin kerjasama dengan forum BKK yang fungsinya dapat menampung para alumni atau tamatan siswa SMK untuk siap bekerja.

“Mau tidak mau bursa kerja ini harus dibentuk karena setiap tahun 11 ribu SMK di Sumsel ini lulus dan bersaing,” jelasnya.

Karena itu, siswa SMK juga harus memiliki 5T yakni terampil, terdepan, terpercaya, Terdidik dan Tangguh.

“Dengan 5T yang dimiliki ini insya Allah siswa dapat bersaing untuk dunia kerja ini,” jelas dia.

Selain didorong untuk bekerja juga kita mendorong siswa untuk berwirausaha. Karena itu pembekalan siswa SMK juga berbasis enterpreneurship.

Sementara itu, Ketua Forum BKK Kota Palembang, Titin Martini, mengatakan dalam tahap awal ini ada sebanyak 100 IDUKA yang bergabung dalam forum BKK Kota Palembang.

Ia mengatakan, dari 78 SMK yang ada di Kota Palembang terdiri dari 42 jurusan. Melalui BKK ini kita ingin membuktikan bahwa lulusan SMK bukan penyumbang pengangguran di Kota Palembang.

“Alhamdulilah kita bersyukur sekali antusias IDUKA ini cukup baik dan kita harap ini akan terus bertambah lagi. Kita tak bisa jalan sendiri perlu bergandeng dengan IDUKA ini. 100 IDUKA ini banyak sekali dari berbagai bidang yakni tambang batu bara, retail, otomotif dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Ia mengatakan dengan adanya forum BKK ini dapat menjadi wadah bagi alumni untuk dapat mencari pekerjaan atau pembinaan membuka usaha.

“Adanya Forum BKK kita harapkan dapat menurunkan angka pengagguran di kota Palembang khususnya,” pungkasnya. (abl)

Continue Reading

Berita

Pesan Ramadan, Raja Salman Ajak Umat Islam Dunia Hindari Perpecahan

Published

on

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud

Madinah-Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menyampaikan pesan Ramadan 1442 H kepada umat Islam di seluruh dunia, Senin (12/4/2021).

Penjaga Dua Masjid Suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Arab Saudi, itu mengajak seluruh umat Islam dunia untuk menolak perbedaan dan perpecahan.

Dia menyerukan agar umat Islam lebih mengedepankan akal budi dalam menyikapi perbedaan.

Lebih lanjut Raja Salman juga mendesak semua kalangan untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penyebaran virus corona.

“Upaya besar Arab Saudi telah berhasil memerangi pandemi virus corona. Kami bangga dengan tindak pencegahan yang dilakukan Kerajaan serta penggunaan teknologi canggih untuk memastikan keselamatan mereka yang ingin mengunjungi Dua Masjid Suci,” ujarnya, dikutip dari Saudi Gazette, Selasa (13/4/2021).

Di samping itu dia juga menyerukan semua warga dan penduduk di Saudi untuk segera mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Seperti diketahui, Saudi menyediakan vaksin Covid-19 gratis kepada warganya serta pendatang.

Continue Reading
Advertisement

Trending