Connect with us

Berita

Dinas Pendidikan Dilaporkan ke Ombudsman. Ini Pernyataan Kadisdik

Published

on

Kadisdik Palembang H Ahmad Zulinto disamping Kabid SMP Hasodo dan Ketua Dana BOS Sumiatul.

Orator.id,Palembang-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang dilaporkan penerbit ke Ombudsman karena dinilai memonopoli pembelian buku pelajaran di sekolah dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Para penerbit resah karena pembelian buku hanya kepada penerbit tertentu. Padahal menurut pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang semua berdasarkan Perwali tahun 2017 bahwa semua penggunaan dana BOS tak lagi menggunakan tunai tapi menggunakan dana non tunai. Hal tersebut dilakukan karena pembelian buku saat ini berdasarkan aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (Sipla).

“Kalau bicara monopoli, nanti dulu. Karena ini bicara tentang aturan. Ini demi menjaga kerugian uang negara. Sejak 2017 sebagaimana Perwali Kota Palembang mengenai dana BOS kondisi sudah berubah non tunai. Jadi semua sesuai dengan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS),” tegas Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palembang H Ahmad Zulinto didampingi para Kabid SD dan SMP, Senin (29/6/2020).

Atas aturan ini, menurut Zulinto Kepala Sekolah mulai kebakaran jenggot, karena dengan non tunai, semua tidak bisa diubah. Misalnya, belanja lain, rencana lain, laporan lain, semua tidak bisa.

“Tapi kepala sekolah keberatan, alasannya apa? Bapak/ibu yang bisa nilai. Kalau saya yang mengatakan, nanti saya dikira menuduh,” tegasnya.

Pasalnya, dalam penjualan buku pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang mengarahkan pembelian buku sesuai zona II dan sesuai HET dari Kemendikbud dengan hanya Rp256.400, dan siswa mendapatkan 13 buku mata pelajaran. Sementara di penerbit yang bukan HET bisa mencapai Rp113.834.000.

“Kalau masyarakat pasti setuju, yang tidak setuju itu kemungkinan kepala sekolah dan penerbit tertentu,” tegasnya

Sementara itu, Sumiatul, Ketua BOS Dinas Pendidikan Kota Palembang mengatakan bahwa penyelenggaraan pembelian buku dengan dana BOS melalui non tunai sudah sejak 2017.

Dan dari tahun 2017 sudah dilakukan bertahap yakni empat sekolah sebagai sample dan di tahun ini pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang berupaya menerapkan belanja BOS menggunakan sistem SIPLA.

“Sudah dilakukan sosialisasi ke kepala sekolah dan operator. Jadi di SIPLA itu seperti kalau kita belanja di Shopee. Yang ibarat mall dengan ada toko A, B dan C dan kita bisa memilih mana yang baik dan berkualitas dengan kualitas pelanggan yang sudah pernah memakai,” jelasnya.

Untuk diketahui, Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumsel Muhammad Adrian Agustiyansyah mengaku, belum lama ini menerima konsultasi asosiasi penerbit yang mengeluhkan adanya pembelian buku pelajaran sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) sebesar 20 persen, pada penerbit tertentu. “Tapi mereka baru sebatas konsultasi,” ungkap Adrian.

Menurutnya, pembelian buku mata pelajaran dari 20 persen dana BOS, seharusnya pihak sekolah tidak harus berpindah pindah pembelian buku pelajaran berpindah ke penerbit, ini bertujuan untuk melengkapi buku yang ada untuk digunakan, pada tahun ketiga ajaran.

“Kami meminta agar mencari dulu fakta di lapangan, jika memang ada upaya dari Dinas Pendidikan dan sebagainya, untuk mengarahkan ke satu penerbit, ini ada apa?,”terangnya

Dia mencontohkan, kejadian hampir serupa ini, juga pernah terjadi di NTB, dari Kantor Kementrian Agama mengarahkan langsung untuk memesan buku di satu tempat tertentu.

“Kami akan melihat terlebih dahulu, persoalan apa yang terjadi. Karena, yang mengetahui persis persoalan ini dan data di lapangan adalah pihak penerbit,” tegasnya.

Tidak menutup kemungkinan, kata Adrian, pihaknya akan memanggil pihak terkait, jika laporan konsultasi ini ada indikasi kebenarannya.

“Kalau ada praktek seperti ini, maka silakan laporkan ke kami agar kami dapat segera melakukan investigasi ke lapangan,” imbuhnya.

Adrian menerangkan, terkait penggunaan aplikasi Sipla, menjadi salah satu langkah Kementrian Pendidikan, agar tidak ada permainan yang dilakukan pihak sekolah.

“Mungkin dulu banyak yang melihat dana BOS ini, terkesan diragukan pembelian barang yang dilakukan. Saya juga melihat, ini juga dilakukan agar harga-harga tersebut bisa bersaing,” ulasnya.

Ia menegaskan, seluruh penerbit dan rekanan, mempunyai hak yang sama untuk melakukan penjualan dalam system online ini, terlebih penerbit dan rekanan ini, juga terdaftar resmi dalam Sipla tersebut.

“Ini akan kita tindaklanjuti. Jika memang mekanisme pembelian dilakukan dengan Siplah mekanisme BOS, kalau tidak salah memakai dana triwulan pertama turunannya, kalau ada sekolah yang sudah berani pesan buku, di awal tahun itu juga sudah menyalhi aturan,” terangnya. (abl)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Musisi Anji Ditangkap Gara-gara Narkoba

Published

on

musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji

JAKARTA-Kabar mengejutkan datang dari musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji. Dia ditangkap polisi karena menggunakan narkoba jenis ganja.

Penangkapan tersebut dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Cibubur pada Jumat, 11 Juni 2021. Seperti dilansir inews.id, berikut fakta-fakta menariknya.

1. Polisi Benarkan Penangkapan Anji 

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan musisi berinisial EAP alias AN adalah Erdian Aji Prihartanto alias Anji ditangkap terkait narkoba jenis ganja.

“Ya (Anji),” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Minggu (13/6/2021).

2. Ditangkap di Rumah 

Anji ditangkap di rumahnya kawasan Cibubur, Jakarta Timur dengan barang bukti diduga ganja. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat akhirnya mengungkap identitas sang musisi.

3. Anji Jadi Trending Topic 

Mendengar kabar ini para netizen menyerbu akun Instagram Anji, dan Anji menjadi trending topic di media sosial Twitter.

Dalam salah satu potingannya saat Anji kolaborasi, seorang netizen mnyeletuk. “Bang lupa pake narkoba ya,” kata Hull***.

Sebagian lagi tak percaya, “Masa iya Bang manji,” tulis Catries**

“Kalau sudah tertangkap jadi sulit bergerak BRO. Saya prihatin, Tuhan tidak suka,” cuit seorang Netizen.

4. Masih Diperiksa Polisi 

Menurut, Kanit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Harry Gasgari hingga Anji masih berada dalam pemeriksaan intensif kepolisian. “Saat ini masih dalam proses pemeriksaan secara intensif dan informasi selanjutnya akan kami sampaikan saat press release nanti,” ujarnya.

5. Populer setelah jadi vokolis Drive

Anji populer di publik dan dikenal sebagai vokalis Drive. Beberapa lagu Drive sempat hits turut mengangkat namanya.

Enam tahun bersama Drive, Anji memilih angkat kaki dari band tersebut. Dia kemudian melakukan solo karier, dan mengeluarkan beberapa singel juga album solo.

Continue Reading

Pendidikan

Siap-siap,Hasil SBMPTN Diumumkan di Link ini

Published

on

JAKARTA – Pengumuman hasil ujian tulis berbasis komputer seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri(UTBK-SBMPTN) tahun 2021 diumumkan pada Senin 14 Juni 2021. Hasil seleksi dapat secara langsung diakses para peserta secara online.

Sebagaimana diketahui, SBMPTN merupakan jalur penerimaan bagi calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri. Adapun ujiannya dilakukan berbasis komputer dan kriteria calon mahasiswanya ditetapkan bersama perguruan tinggi negeri.

Dikutip dari Instagram resmi LTMPT di @ltmptofficial, Senin (14/6/2021), LTMPT mengumumkan laman pengumuman utama dan laman pengumuman mirror untuk pengumuman hasil SBMPTN 2021.

LTMPT merekomendasikan siswa untuk memastikan perangkat dan koneks dalam kondisi stabil saat mengakses pengumuman yang akan dimulai pada pukul 15.00 WIB tersebut.

Sebenarnya, LTMPT telah menyediakan link akses utama untuk pengumuman kelulusan bagi para calon mahasiswa melalui https://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id. Tetapi, untuk mempermudah calon mahasiswa dan meminimalisir gangguan jaringan LTMPT mempersiapkan 30 laman mirror yang bisa diakses. Berikut daftarnya seperti dilansir okezone.com :

1. https://sbmptn.ugm.ac.id/

2. https://sbmptn.undip.ac.id/

3. https://sbmptn.untan.ac.id/

4. https://sbmptn.ulm.ac.id/

5. https://sbmptn.unand.ac.id/

6. https://sbmptn.unp.ac.id/

7. https://sbmptn.unpad.ac.id/

8. https://sbmptn.its.ac.id/

9. https://sbmptn.unsyiah.ac.id/

10. https://sbmptn.unsri.ac.id/

11. https://sbmptn.unhas.ac.id/

12. https://sbmptn.unesa.ac.id/

13. https://sbmptn.unimal.ac.id/

14. https://sbmptn.unpjatim.ac.id/

15. https://sbmptn.isbi.ac.id/

16. https://sbmptn.unnes.ac.id/

17. https://sbmptn.unm.ac.id/

18. https://sbmptn.untirta.ac.id/

19. https://sbmptn.uny.ac.id./

20. https://sbmptn.usu.ac.id/

21. https://sbmptn.uns.ac.id/

22. https://sbmptn.unsika.ac.id/

23. https://sbmptn.ui.ac.id/

24. https://sbmptn.ipb.ac.id/

25. https://sbmptn.itb.ac.id/

26. https://sbmptn.unair.ac.id/

27. https://sbmptn.ut.ac.id/

28. https://sbmptn.unram.ac.id/

29. https://sbmptn.itk.ac.id/

30. https://sbmptn.unsrat.ac.id/

Continue Reading

Berita

Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Sumsel

Published

on

Palembang -Polisi menangkap puluhan orang dalam penggerebekan di sebuah kampung di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), yang diduga menjadi tempat kegiatan peredaran narkoba. Polisi menyebut kampung yang digerebek tim gabungan tersebut sebagai kampung narkoba.

Informasi yang dihimpun di lokasi penangkapan sempat terjadi kerumunan masyarakat yang menonton beberapa warga ditangkap anggota gabungan kepolisian dan Brimob bersenjata lengkap. Lokasi penggerebekan itu berada di Desa Sarolangun, Rawas Ulu, Muratara.

Sejumlah warga yang ditangkap aparat bersenjata lengkap hari ini diduga terlibat kasus peredaran narkoba, premanisme, dan perjudian.

“Iya, selain menindak peredaran narkoba, di kampung tersebut kira juga menindak kegiatan premanisme, perjudian. Di sana kegiatannya dipimpin Kapolres Muratara,” kata Irjen Eko seperti dilansir detik.com.

Dia mengatakan penggerebekan digelar sejak pukul 05.00 WIB. Hasilnya, aparat mengamankan puluhan pelaku dan sejumlah barang bukti seperti narkoba, uang, dan lainnya.

“Kita giat dari Subuh sekitar pukul 05.00 WIB. Ada banyak pelaku sekitar puluhan. Barang bukti juga banyak. Akan kita infokan nanti jelas datanya,” jelas dia.

Continue Reading
Advertisement

Trending