Connect with us

Berita

Copet di Pasar 16 Ilir Palembang Dihadiahi Timah Panas

Published

on

Orator.id,Palembang– Rian alias Yogi (23) warga Sekojo terpaksa dihadiahi timaj panas oleh Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Palembang. Pasalnya, pelaku kedapatan sering melakukan aksi copet di Pasar 16 Ilir Palembang dan berusaha melarikan diri.

Katim Resmob Polrestabes Palembang Aipda Agus Akbar mengatakan anggota sempat mendapatkan laporan dari masyarakat terkait banyaknya aksi copet di Pasar 16 Ilir.

“Tm Resmob langsung bergerak cepat dengan melakukan penyamaran dan mengintai gerak-gerik pelaku copet yang akan beraksi,” ujarnya, Jumat (27/3/2020).

Lebih lanjut pihaknya, sudah mengikuti pelaku yang mengendap-ngendap mencopet barang berharga milik warga. Setelah bereaksi anggota pun membuntuti pelaku. Namun, pelaku menyadari dan berusaha melarikan diri hingga petugas melepaskannya tembakan peringatan.

“Setelah diberi beberapa kali tembakan peringatan pelaku terpaksa dilumpuhkan saat belari di bawah Jembatan Ampera Palembang,” jelasnya.

“Kami mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone dan dompet diduga hasil mencopet,” ungkapnya.

Sedangkan di tempat terpisah, Pelaku Yogi mengakui perbuatannya dan kini meringis kesakitan akibat peluru bersarang di kakinya.

“Saya setelah ditangkap ini akan bertobat beserta berjanji tidak akan mencopet kembali,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono membenarkan bahwa anggota nya berhasil menangkap residivis pelaku copet yang biasa beraksi di Pasar 16 Ilir Palembang.

Ia pun mengaku tersangka juga dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman pidana penjara 7 tahun.

“Lalu pelaku Yang sering bereksi juga pasti ada komplotannya. Ini masih terus kami kembangkan terus,” tutupnya. (den)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sumatera Selatan Terima 59.840 Vial Vaksin Covid-19

Published

on

Orator.id,Palembang-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali kedatangan 29.840 vial Vaksin Covid-19 dari
pemerintah pusat, Senin (18/1/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Vaksin merk Sinovac yang dikawal ketat aparat keamanan tersebut langsung disimpan di Cool Room atau tempat penyimpanan Vaksin di daerah Sekip kota Palembang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, H. Ferry Yanuar, SKM.,M.Kes mengatakan, vaksin covid-19 yang tiba pada malam hari ini merupakan vaksin covid-19 tahap pertama. “Ya, ini masih alokasi vaksin Covid-19 untuk tahap pertama,” katanya

Untuk tahap pertama ini, jelasnya, provinsi Sumsel mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak 59840 vial.

“Kemarin kan kita sudah menerima sebanyak 30 ribu vial vaksin, nah malem ini sisanya yaitu sebanyak 29840 vial,” ujar Ferry

Ferry menjelaskan, vaksin covid-19 yang baru tiba malam ini masih diperuntukkan untuk tenaga kesehatan (nakes).

“29.840 vial vaksin covid-19 ini masih untuk Nakes. Dan kita perkirakan sampai dengan bulan April nanti masih lanjut untuk nakes. Kalau untuk masyarakat mungkin untuk tahapan selanjutnya atau setelah selesai nakes,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, vaksin yang tiba pada malam hari ini sekitar 5.700 vial akan didistribusikan pihaknya ke Kota Palembang.

“Kota Palembang kan butuh sebanyak 29 ribu vial, kemarin sudah diambil 23 ribu vial dan sisanya yang tiba malam hari ini,” ungkap Ferry

Ferry menambahkan, pengambilan vaksin untuk kota Palembang ini akan dilakukan besok pagi.

“Untuk sisa vaksin yang lainnya masih akan kita simpan di tempat penyimpanan sembari menunggu instruksi selanjutnya dari kementerian kesehatan,” katanya. (mna)

Continue Reading

Berita

Fungsi Drainase Tak Optimal, SMKN 5 Palembang Kebanjiran

Published

on

Orator.id,Palembang-Hujan deras yang terjadi Minggu (17/1/2021) malam hingga dini hari membuat kompleks SMK Negeri 5 Palembang yang berada di kawasan Lorok Pakjo, Demang Lebar Daun mengalami banjir.

Akibatnya, pembelajaran dalam jaringan (daring) yang tetap dilakukan di sekolah oleh para guru terganggu karena adanya sampah banjir, air keruh, lumpur dan berbau.

Kepala SMK Negeri 5 Palembang Zulkarnain MPd mengatakan bahwa banjir yang terjadi setinggi lutut ini diakibatkan drainase diluar lingkungan sekolah. Sehingga sekolah mengalami dampak berupa banjir ketika hujan.

“Ini banjir akibat drainase yang semrawut di lingkungan luar SMKN 5 Palembang dan kurangnya kolam pembuangan air. Ada masyarakat liar yang menempati tanah Pemprov,” tegasnya, Senin (18/1/2021).

Ia menambahkan bahwa sebetulnya pihak sekolah sudah melakukan upaya dengan membuat kolam retensi di kompleks sekolah, namun drainase yang semrawut di luar kompleks sekolah membuat kondisi cepat banjir karena sulit menahan debit air.

“Kami berharap kepada pemerintah terkait segera ditertibkan dan dibangun kolam penampungan air,” harapnya.

Menurut Zulkarnain jika ini dibiarkan berlarut-larut tentu akan membuat kegiatan sekolah sangat terganggu. Apalagi nanti jika tatap muka sudah berlaku kemudian hujan deras maka terjadi banjir lagi. (abl)

Continue Reading

Berita

Perbankan dan Pelaku Usaha Prediksi Ekonomi Sumsel pada 2021

Published

on

Orator.id,PALEMBANG – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang menggelar Outlook Series ke-9 Jurnalis 2021 dengan tema ‘Optimisme Perbankan dan Pelaku Usaha Perekonomian Sumsel 2021’, Senin (18/1/2021).

Series kali ini mengundang narasumber dari pihak perbankan pengusaha, yakni Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumsel Hari Widodo, Pemimpin BNI Wilayah Palembang Sunarna Eka Nugraha, TBR Head Bank Mandiri Region II Sumatera 2 Octa Riza, serta Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumsel Sumarjono Saragih.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumsel Hari Widodo mengatakan, perekonomian Sumsel pada 2021 diperkirakan lebih baik dibanding tahun lalu. Hal ini bahkan sudah terlihat pada triwulan ke III tahun 2020. Bank Indonesia Sumatera Selatan melihat ada pergerakan yang mulai meningkat kecuali konsumsi pemerintah.

Jika dilihat dari ekspor luar negeri Sumsel, kata dia, mulai menunjukkan perbaikan di tengah masih terbatasnya permintaan komoditas energi global. Sedangkan berdasarkan pangsanya investasi di Sumsel didominasi sektor pertambangan untuk Penanaman Penanaman Modal Asing dan dan sektor perkebunan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri.

Meski mengalami perbaikan, dari sisi lapangan usaha yakni pertanian, industri, pertambangan dan perdagangan masih perlu adanya perbaikan.

“Tentunya sinergi semua pihak, baik pemerintah, perbankan, pelaku usaha maupaun tenaga kerja dan pihak lainnya, akan mendorong perekonomian ini lebih baik,” kata Hari, dalam kegiatan Outlook Series AJI Palembang, Senin (18/1/2021).

Dari sisi pergerakan harga, perekonomian Sumsel mencatatakan inflasi pada Desember 2020 sebesar 0,57% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi disebabkan oleh meningkatnya harga cabai merah, telur ayam ras dan daging ayam ras, serta kenaikan harga tariff angkutan udara.

“Kenaikan ini didorong oleh masuknya HBKN dan libur Nataru. Inflasi Sumsel secara tahunan sebesar 1,55% (yoy) lebih rendah dibandingkan nasional yang sebesar 1,6% (yoy),” katanya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumsel Sumarjono Saragih mengatakan, semua pihak tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Tahun 2020 tentunya menjadi tahun yang banyak sekali tantanganya.

Pihaknya berharap semua elemen yang terlibat dalam pemulihan ekonomi harus saling mendukung dan saling memahami satu sama lain. Apindo mengaku pemerintah sudah banyak melakukan upaya pemulihan ekonomi, termasuk bantuan maupun subsidi gaji kepada masyakar yang terdampak.

“Menaikan upah minimum disaat situasi sulit menjadi salah satu tantangan yang cukup berat bagi pelaku usaha, apalagi semua sektor usaha mengalami masa sulit akibat pandemi COVID-19,” katanya.

Pihaknya berharap agar, semua lini bersinergi dan menjadi tanggung jawab bersama. Apindo tentunya sangat konses dalam menjalankan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Pemimpin BNI Wilayah Palembang, Sunarna Eka Nugraha mengatakan, pihaknya sebagai lembaga keuangan milik negara tentunya akan mendukung semua upaya pemulihan perekonomian.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan perluasan permodalan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) seperti KUR Tani, KUR Pariwisata, KUR Perhutanan Sosial termasuk Program Desa Nusantara.

Pada tahun ini BNI memfokuskan ke strategi penyaluran KUR pada pembiayaan berbasis bisnis ekosistem dan klaster dengan mendorong akses digital. Selain itu, memanfaatkan potensi nasabah dan debitur korporasi dalam penyaluran Kredit Value Chain. Melakukan kerja sama dengan pihak lain untuk pembiayaan kepada mitra berdasarkan transaksi serta menggarap nasabah potensial berbasis big data.

Terhadap UMKM pihaknya akan melakukan pembinaan dan meningkatkan kapabilitas untuk menimbulkan kebutuhan tambahan pembiayaan terutama pada nasabah unggulan.

“Untuk UMKM di daerah kami berupaya menciptakan klaster-klaster unggulan baru di daerah-daerah salah satunya memlalui pembiayaan debitur unggulan lokal,” katanya.

TBR Head Bank Mandiri Region II Oktariza dalam paparannya menyebutkan , PT Bank Mandiri (Persero) Tbk fokus berinovasi untuk mengembangkan layanan digital di tengah pandemi. Hal ini diharapkan dapat memicu perekonomian secara berkelanjutan.

“Tentunya perusahaan emiliki komitmen untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dan konsisten memberikan nilai tambah. Di tengah pandemi salah satu yang diupayakan yakni trasaksi digital khususnya digital payment” katanya.

Pihaknya juga fokus untuk mengantisipasi masa depan dimana salah satunya adalah mengembangkan solusi perbankan digital seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang cenderung beralih ke channel digital.

“Tentunya kami beruapaya beradaptasi dengan terus berinovasi dan berkembang, lebih fokus pada kebutuhan konsumen melalui pengembangan, termasuk juga fokus pada digital banking yang dapat memenuhi kebutuhan finansial nasabah,” katanya. (riz/rel)

Continue Reading
Advertisement

Trending