Connect with us

Berita

Novel ‘Hijrah Terindah’ Karya Mahasiswi di Palembang Mau Difilmkan

Published

on

Indah Nur Safitri (kanan) bersama produser film Jaymes Riyanto menggelar launching dan bincang novel 'Hijrah Terindah' di Palembang, Minggu (8/3/2020).

Orator.id,Palembang-Indah Nur Safitri,
Mahasiswi Semester dua Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang resmi melaunching novel berjudul Hijrah Terindah di Gramedia World Palembang, Minggu (8/3/2020).

Bahkan karya buku kelima ‘Hijrah Terindah’ oleh novelis Indah tersebut akan segera difilmkan. Hal ini berawal dari inspirasi dan ketertarikan Indah Nur Safitri pada seluruh karya tulisan yang difilmkan oleh Jaymes Riyanto.

Saat launching dan bincang novel Hijrah Terindah tersebut, Indah Nur Safitri membongkar pengalamannya menulis novel.

Menurutnya, saat ini ada lima novel yang sudah di produksinya. Empat novel itu masing-masing bertajuk ‘Cinta dalam Diam’, ‘Qalbu’, ‘Jodoh’, dan ‘Masihkah Ada Taubat Untukku?’. Semua digarapnya sendiri dalam waktu satu tahun.

Selanjutnya, dengan kepercayaan diri setelah berhasil menerbitkan keempat novel tersebut, ia berhasil menerbitkan karya ke lima yang akan segera difilmkan.

“Bulan November 2019 saya nulis, dan alhamdulillah dilancarkan sama Allah hingga proses 40 hari selesai menulis,” kata Indah.

Setelah karya selesai, Indah memberanikan diri mengirim pesan via media sosial Instagram ke Jaymes Riyanto. Dan Jaymes mengundang untuk berkolaborasi dengan novel ke limanya tersebut.

Singkat cerita Jaymes menyetujui permintaan karena ada ide yang diajukan dan alur cerita yang sejalur dengan karya jaymes ‘Ajari Aku Islam’.

Novel ‘Hijrah Terindah’ berkisah tentang seseorang yang mempunyai kehidupan buruk dan penuh dosa, seseorang yang sedang mencari jati diri sesungguhnya hingga berakhir di hijrah terindah.

“Banyak nilai moral yang terkandung dalam tulisan, mulai dari agama, etika, adab dan dilihat dari kasus yang terjadi,” katanya.

Indah berharap, karyanya dapat memberikan manfaat dan diterima oleh masyarakat khususnya remaja yang sedang mencari jati diri. (tji)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fungsi Drainase Tak Optimal, SMKN 5 Palembang Kebanjiran

Published

on

Orator.id,Palembang-Hujan deras yang terjadi Minggu (17/1/2021) malam hingga dini hari membuat kompleks SMK Negeri 5 Palembang yang berada di kawasan Lorok Pakjo, Demang Lebar Daun mengalami banjir.

Akibatnya, pembelajaran dalam jaringan (daring) yang tetap dilakukan di sekolah oleh para guru terganggu karena adanya sampah banjir, air keruh, lumpur dan berbau.

Kepala SMK Negeri 5 Palembang Zulkarnain MPd mengatakan bahwa banjir yang terjadi setinggi lutut ini diakibatkan drainase diluar lingkungan sekolah. Sehingga sekolah mengalami dampak berupa banjir ketika hujan.

“Ini banjir akibat drainase yang semrawut di lingkungan luar SMKN 5 Palembang dan kurangnya kolam pembuangan air. Ada masyarakat liar yang menempati tanah Pemprov,” tegasnya, Senin (18/1/2021).

Ia menambahkan bahwa sebetulnya pihak sekolah sudah melakukan upaya dengan membuat kolam retensi di kompleks sekolah, namun drainase yang semrawut di luar kompleks sekolah membuat kondisi cepat banjir karena sulit menahan debit air.

“Kami berharap kepada pemerintah terkait segera ditertibkan dan dibangun kolam penampungan air,” harapnya.

Menurut Zulkarnain jika ini dibiarkan berlarut-larut tentu akan membuat kegiatan sekolah sangat terganggu. Apalagi nanti jika tatap muka sudah berlaku kemudian hujan deras maka terjadi banjir lagi. (abl)

Continue Reading

Berita

Perbankan dan Pelaku Usaha Prediksi Ekonomi Sumsel pada 2021

Published

on

Orator.id,PALEMBANG – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang menggelar Outlook Series ke-9 Jurnalis 2021 dengan tema ‘Optimisme Perbankan dan Pelaku Usaha Perekonomian Sumsel 2021’, Senin (18/1/2021).

Series kali ini mengundang narasumber dari pihak perbankan pengusaha, yakni Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumsel Hari Widodo, Pemimpin BNI Wilayah Palembang Sunarna Eka Nugraha, TBR Head Bank Mandiri Region II Sumatera 2 Octa Riza, serta Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumsel Sumarjono Saragih.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumsel Hari Widodo mengatakan, perekonomian Sumsel pada 2021 diperkirakan lebih baik dibanding tahun lalu. Hal ini bahkan sudah terlihat pada triwulan ke III tahun 2020. Bank Indonesia Sumatera Selatan melihat ada pergerakan yang mulai meningkat kecuali konsumsi pemerintah.

Jika dilihat dari ekspor luar negeri Sumsel, kata dia, mulai menunjukkan perbaikan di tengah masih terbatasnya permintaan komoditas energi global. Sedangkan berdasarkan pangsanya investasi di Sumsel didominasi sektor pertambangan untuk Penanaman Penanaman Modal Asing dan dan sektor perkebunan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri.

Meski mengalami perbaikan, dari sisi lapangan usaha yakni pertanian, industri, pertambangan dan perdagangan masih perlu adanya perbaikan.

“Tentunya sinergi semua pihak, baik pemerintah, perbankan, pelaku usaha maupaun tenaga kerja dan pihak lainnya, akan mendorong perekonomian ini lebih baik,” kata Hari, dalam kegiatan Outlook Series AJI Palembang, Senin (18/1/2021).

Dari sisi pergerakan harga, perekonomian Sumsel mencatatakan inflasi pada Desember 2020 sebesar 0,57% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi disebabkan oleh meningkatnya harga cabai merah, telur ayam ras dan daging ayam ras, serta kenaikan harga tariff angkutan udara.

“Kenaikan ini didorong oleh masuknya HBKN dan libur Nataru. Inflasi Sumsel secara tahunan sebesar 1,55% (yoy) lebih rendah dibandingkan nasional yang sebesar 1,6% (yoy),” katanya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumsel Sumarjono Saragih mengatakan, semua pihak tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Tahun 2020 tentunya menjadi tahun yang banyak sekali tantanganya.

Pihaknya berharap semua elemen yang terlibat dalam pemulihan ekonomi harus saling mendukung dan saling memahami satu sama lain. Apindo mengaku pemerintah sudah banyak melakukan upaya pemulihan ekonomi, termasuk bantuan maupun subsidi gaji kepada masyakar yang terdampak.

“Menaikan upah minimum disaat situasi sulit menjadi salah satu tantangan yang cukup berat bagi pelaku usaha, apalagi semua sektor usaha mengalami masa sulit akibat pandemi COVID-19,” katanya.

Pihaknya berharap agar, semua lini bersinergi dan menjadi tanggung jawab bersama. Apindo tentunya sangat konses dalam menjalankan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Pemimpin BNI Wilayah Palembang, Sunarna Eka Nugraha mengatakan, pihaknya sebagai lembaga keuangan milik negara tentunya akan mendukung semua upaya pemulihan perekonomian.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan perluasan permodalan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) seperti KUR Tani, KUR Pariwisata, KUR Perhutanan Sosial termasuk Program Desa Nusantara.

Pada tahun ini BNI memfokuskan ke strategi penyaluran KUR pada pembiayaan berbasis bisnis ekosistem dan klaster dengan mendorong akses digital. Selain itu, memanfaatkan potensi nasabah dan debitur korporasi dalam penyaluran Kredit Value Chain. Melakukan kerja sama dengan pihak lain untuk pembiayaan kepada mitra berdasarkan transaksi serta menggarap nasabah potensial berbasis big data.

Terhadap UMKM pihaknya akan melakukan pembinaan dan meningkatkan kapabilitas untuk menimbulkan kebutuhan tambahan pembiayaan terutama pada nasabah unggulan.

“Untuk UMKM di daerah kami berupaya menciptakan klaster-klaster unggulan baru di daerah-daerah salah satunya memlalui pembiayaan debitur unggulan lokal,” katanya.

TBR Head Bank Mandiri Region II Oktariza dalam paparannya menyebutkan , PT Bank Mandiri (Persero) Tbk fokus berinovasi untuk mengembangkan layanan digital di tengah pandemi. Hal ini diharapkan dapat memicu perekonomian secara berkelanjutan.

“Tentunya perusahaan emiliki komitmen untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dan konsisten memberikan nilai tambah. Di tengah pandemi salah satu yang diupayakan yakni trasaksi digital khususnya digital payment” katanya.

Pihaknya juga fokus untuk mengantisipasi masa depan dimana salah satunya adalah mengembangkan solusi perbankan digital seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang cenderung beralih ke channel digital.

“Tentunya kami beruapaya beradaptasi dengan terus berinovasi dan berkembang, lebih fokus pada kebutuhan konsumen melalui pengembangan, termasuk juga fokus pada digital banking yang dapat memenuhi kebutuhan finansial nasabah,” katanya. (riz/rel)

Continue Reading

Berita

Jokowi Tertegun Lihat Dampak Kerusakan Banjir Kalsel

Published

on

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika meninjau lokasi banjir di Kalimantan Selatan, Senin (18/1/2021). (foto:ist)

Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan bencana alam berupa banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan adalah yang terbesar selama 50 tahun terakhir. “Sebuah banjir besar yang mungkin sudah lebih dari 50 tahun tidak terjadi di provinsi Kalimantan Selatan,” katanya ketika meninjau lokasi banjir di Kalimantan Selatan, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/1/2021)

Curah hujan yang sangat tinggi selama hampir 10 hari berturut-turut, tutur kepala negara, menyebabkan daya tampung Sungai Barito yang biasanya menampung 230 juta meter kubik tidak lagi mampu menampung debit air yang mencapai sebesar 2,1 miliar kubik air.

Saat presiden meninjau Jembatan Pakauman yang berada di atas Sungai Martapura, hujan masih turun dan tampak air sungai masih meluap.

Dalam kunjungannya ke Kalimantan Selatan, Jokowi meninjau langsung tiga hal utama ihwal bencana banjir yakni kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan, proses evakuasi masyarakat terdampak, dan memastikan distribusi bantuan logistik berjalan lancar.

Ia pun kembali menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal di musibah banjir Kalsel tersebut. “Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya seperti dilansir tempo.co.

Continue Reading
Advertisement

Trending