Connect with us

Berita

BNN dan Bea Cukai Gagalkan Peredaran Sabu 35 Kg

Published

on

35 kg sabu dan 34 ribu berhasil digagalkan BNN Sumsel dan Bea Cukai.

Orator.id,Palembang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bea Cukai Palembang berhasil menggagalkan peredaran Sabu 35 kg dan pil ekstasi 34.570 butir.

Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan menjelaskan ada tiga pelaku yang ditangkap terkait sabu dan ekstasi itu. Mereka ditangkap berkat kerja sama dan laporan dari masyarakat yang mana ketiga orang tersebut mendapat instruksi dari seorang bandar narkotika asal Tembilahan berinisial AC.

“Selain itu menurut pihaknnya, kedua jenis narkotika dalam jumlah besar tersebut didapat dari tiga orang tersangka yakni Joni dan Riyan warga Tembilahan, Indragiri Hilir, Provinsi Riau serta Yabot yang merupakan warga Palembang,” ujarnya, Selasa (11/2/2020).

Ia pun menambahkan Narkotika yang berasal dari Malaysia itu akan dipasarkan di Sumatera Selatan melalui rute Pulau Batam, Provinsi Riau melalui jalur darat hingga ke Sumatera Selatan.

“Rencananya dari 35 kilogram sabu, 29 kilogram untuk dipasarkan di Kabupaten PALI dan 6 kilogram lainnya untuk di Palembang,” terang Jhon.

Namun upaya penyelundupan narkotika tersebut gagal setelah ketiga tersangka ditangkap pada akhir Desember lalu di hari yang sama.

“Tersangka Joni dan Riyan ditangkap di Betung, Banyuasin, sementara tersangka Yabot ditangkap di Palembang di hari yang sama pada 31 Desember lalu,” ungkap jenderal bintang satu itu.

Selain tersangka dan beserta barang bukti narkotika, petugas juga mengamankan dua unit mobil minibus yang digunakan ketiga tersangka dalam mendistribusikan narkotika.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 112 dan 114 Junto Pasal 132 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

“Sesuai komitmen BNN untuk memberantas narkotika, kami akan terus menelusuri dan menindak jaringan narkotika, khususnya yang akan masuk Sumatera Selatan,” tandas Jhon.

Di balik kesuksesan menggagalkan penyelundupan narkotika tersebut, petugas BNNP Sumsel punya cerita menarik saat penyergapan ketiga tersangka.

Selasa pagi tanggal 31 Desember sekitar pukul 07.10, petugas BNN yang mendapat informasi keberadaan tersangka, bertolak menuju lokasi penangkapan di Betung, Kabupaten Banyuasin.

“Saat berada di SPBU di Betung, tim kami mengidentifikasi sebuah kendaraan roda empat yang ciri-cirinya mirip dengan yang dilaporkan informan kami yakni Toyota Avanza dengan nomor polisi BM 1671 BE. Diduga kendaraan tersebut dikemudikan tersangka Joni dan Riyan,” kata Kepala Bidang Penindakan BNNP Sumsel, AKBP Agung Sugiyono.

Petugas lalu membuntuti kendaraan tersebut sambil memastikan kevalidan informasi mengenai ciri-ciri kendaraan yang dimaksud.

Setelah diyakini kendaraan tersebutlah yang membawa narkotika, petugas melakukan penyergapan di jalan lintas Betung-Sekayu, tepatnya di Kecamatan Betung.

“Namun saat akan diberhentikan, kendaraan tersebut berusaha kabur sehingga terpaksa diberi tindakan tegas terukur dengan menembak body kanan depan mobil,” jelasnya.

Sementara seorang tersangka saat diwawancarai bernama Joni mengaku telah mengakui perbuatannya, pelaku ini mendapat upah sebesar Rp 15 juta dari AC.

“Dikasih DP (uang muka upah mengantar sabu dan ekstasi) Rp 15 juta, uang jalan Rp 5 juta,” kata pria 29 tahun itu.

Joni mengaku sebelumnya ia juga pernah ditugaskan mengantar sabu ke Sumatera Selatan.

“Sudah dua kali ditugaskan bos (AC) antar narkoba, tapi yang kedua kali ini tertangkap,” kata dia. (den)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Presiden China Sebut Darurat Corona Terbesar dalam Sejarah

Published

on

Presiden China, Xi Jinping

Beijing-Presiden China, Xi Jinping menyebut kasus virus corona menjadi darurat kesehatan terbesar dalam sejarah Republik Rakyat China. Epidemi virus ini terus meluas secara global hari demi hari.

Virus corona sejauh ini telah menewaskan lebih dari 2.400 orang, dengan sekitar 80.000 manusia terinfeksi secara global. Dari data itu China merupakan yang terparah karena memang awal mula penyebaran virus ini diduga berasal dari Wuhan, kota di China bagian tengah.

Dikutip dari AFP, Senin (24/2), Xi menyebut, sejak RRC berdiri pada 1949, belum ada darurat kesehatan sebesar kasus virus corona ini.

“Ini krisis bagi kami dan ini adalah ujian besar,” kata Xi, Minggu dalam sambutan yang disiarkan televisi pemerintah.

Dalam pengakuan yang jarang dilakukan, dia menambahkan China harus terus belajar dari kekurangan yang ada dalam merespons merebaknya penyebaran virus corona. Terutama dalam koordinasi dalam memerangi penyebaran virus ini.

China sendiri dipuji oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam responsnya terhadap epidemi virus corona. Meski pemerintah China mendapat kecaman dari warganya karena membungkam peringatan dini dari seorang dokter yang melaporkan pertama kali temuan virus corona. Dokter tersebut kemudian meninggal karena infeksi virus tersebut.

Xi melontarkan komentar ini ketika Korea Selatan menyatakan pihaknya meningkatkan kewaspadaan ke level tertinggi, setelah jumlah infeksi naik hampir tiga kali lipat selama akhir pekan menjadi 602 kasus.

Korsel kini memiliki kasus infeksi virus corona terbanyak di luar China, selain dari kapal pesiar Diamond Princess berlabuh di Jepang.

“Beberapa hari ke depan akan sangat penting,” kata Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, tanpa merinci langkah apa yang akan dilakukan pemerintahannya.

Pada hari Minggu, Korsel melaporkan 169 kasus baru dengan tiga orang tewas akibat virus corona. Total korban jiwa karena infeksi virus ini menjadi lima kasus.

Tak berapa lama Kantor berita Yonhap melaporkan kasus kematian ke enam di Korsel.

Kasus-kasus baru juga ditemukan, termasuk karyawan pabrik Samsung Electronics di kota Gumi, yang menyebabkan raksasa teknologi itu menunda operasional mereka sampai Senin.

Selain Korsel, sejumlah negara seperti Italia melaporkan lonjakan kasus infeksi virus corona pada hari Minggu.

Pun demikian dengan Iran yang mengabarkan informasi terbaru bahwa delapan orang tewas sejauh ini.

Continue Reading

Berita

Restorasi Sungai Sekanak Ditargetkan Sepanjang 11,9 Km

Published

on

Jembatan yang dibangun untuk menghubungkan jalan inspeksi sebelah kiri dan kanan menjadi tempat berswafoto.

Orator.id,Palembang-Restorasi Sungai Sekanak dilanjutkan setelah menyelesaikan tahap awal di kawasan Jerambah Karang dekat Kantor Walikota Palembang. Selanjutkan tender akan dilakukan akhir Februari untuk menyelesaikan hingga Transmart.

Berdasarkan pantauan, Sungai Sekanak di tahap awal ini sepanjang 200 meter sudah dipercantik. Tampak jembatan yang dibangun untuk menghubungkan jalan inspeksi sebelah kiri dan kanan. Saat ini sudah banyak masyarakat Palembang yang datang untuk swafoto bersama teman dan kerabatnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Akhmad Bastari Yusak mengatakan, kawasan Sungai Sekanak merupakan bagian dari program restorasi Sekanak – Lambidaro. Restorasi dilakukan secara bertahap dengan total alokasi anggaran untuk normalisasi secara keseluruhan mencapai Rp 385 miliar untuk sepanjang 11,9 Kilometer.

“Sudah selesai sepanjang 200 meter di kawasan Jerambah Karang atau sekitar Kantor Wali Kota Palembang, selanjutnya menunggu tender,” katanya.

Bastari mengatakan, akhir Februari mendatang pihak Balai Besar Wilayah Sungai akan melakukan tender untuk melanjutkan restorasi. Mulai dari Merdeka sampai Transmart. Selain itu pihaknya juga sembari menyelesaikan pembebasan lahan di kawasan Sekanak yang tinggal 9 persil lagi dari 140 persil.

“Hanya tinggal menata pendestrian dan menempatkan pot-pot tanaman untuk semakin mempercantik,” katanya.

Bastari mengatakan, masing-masing spot memiliki fasilitas yang berbeda-beda. Di tahap pertama yakni di Sekanak ada pendestrian untuk spot foto, sementara di tahap selanjutnya akan disiapkan dermaga agar masyarakat bisa turun untuk menikmati pempek.

“Akhir Februari ini dilakukan tender untuk tahap kedua. Untuk tahap kedua ini akan ada dermaga pempek untuk mereka yang akan singgah berkuliner pempek di 26 Ilir,” katanya.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, masih ada beberapa catatan yang harus diselesaikan. Khususnya masalah sampah pada saat air pasang di Sungai Musi. Sampah tersebut, dibawa sampai ke aliran anak sungai termasuk sampai ke Sekanak Lambidaro. Itu artinya masih butuh saringan agar sampah dari rumah tangga itu tak sampai ke kawasan destinasi wisata ini.

“Apalagi musim hujan, karena masih ada sebagian warga kita yang belum menyadari. Sehingga membuang sampah masih sembarangan. Oleh sebab itu, kami himbau janganlah buang sampah sembarangan,” ujarnya. (kar)

Continue Reading

Berita

Palembang Triathlon 2020 Jadi Sport Tourism di Sumsel

Published

on

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo saat membuka Palembang Triathlon 2020, Minggu (23/2/2020).

Orator.id, Palembang-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo membuka Palembang Triathlon 2020, Minggu (23/2/2020).

Yusuf mengatakan Palembang Triathlon 2020 berlangsung dari tgl 22-23 Februari 2020 dan event ini merupakan event kedua setelah event pertama tahun Ialu. Kegiatan kali ini diikuti 500 peserta dari dalam dan Iuar negeri dan ini juga akan menjadi event tahunan.

“InsyaAllah masyarakat kita sudah menjunjung sportivitas dan juga ramah dengan pendatang karena Sumsel juga telah beberapa kali menjadi tuan rumah berbagai event olahraga nasional maupun dunia, seperti yang baru-baru ini Bowling World Cup,” katanya.

Lanjutnya, bahwa kegiatan ini juga bagian dari sport tourism yang dapat mendatangkan wisatawan sekaligus memperkenalkan Sumsel sebagai Provinsi olahraga.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk memperkenalkan sumsel dan mendatangkan wisatawan,” ujar Yusuf.

Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal mengatakan Palembang Triathlon 2020 adalah sebagai wujud sport tourism yang berarti bahwa banyak keuntungan yang didapatkan oleh Sumsel.

“Kegiatan ini diikuti peserta dari dalam dan Iuar negeri bersama officialnya dan kebanyakan atlet yang ikut dari Iuar Palembang. lni jadi tambahan kunjungan wisatawan olahraga dan bisa jadi prestasi karena adanya peningkatan wisatawan olahraga,” katanya

Pemprov Sumsel melalui Disbudpar Sumsel akan mensupport kegiatan ini. Dan tahun 2020 ini lebih banyak lagi event-event olahraga yang akan dilaksanakan.

“Dalam event ini para peserta memulai start dengan berenang di Danau JSG, kemudian dilanjutkan dengan bersepeda dari JSG ke Jembatan Ampere, dan kembali lagi ke JSC untuk menyelesaikan garis fmish dengan berlari,” ungkapnya Aufa. (mna)

Continue Reading
Advertisement

Trending