Connect with us

Berita

PLN Buka Lowongan Kerja, Cari 3.400 Calon Pegawai Baru

Published

on

Orator.id, Yogya – PT PLN (Persero) kembali membuka rekrutmen tingkat S1/D-IV dan D-III melalui pagelaran 26th Career Days 2019 di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 7 – 8 September 2019.

Direktur Human Capital Management PLN Muhammad Ali menegaskan bahwa perusahaan saat ini membutuhkan talenta terbaik bangsa untukikut serta membangun mega proyek 35.000 Mega Watt (MW).

Saat ini PLN sedang membangun infrastruktur yang luar biasa, yaitu proyek 35.000 MW. Untuk itu kami membutuhkan tenaga kerja terbaik untuk berkontribusi menerangi seluruh negeri,” jelas Ali melalui keterangan resmi, Minggu (8/9/2019).

Pada tahun ini PLN membutuhkan sebanyak 3.400 calon pegawai baru yang akan diterima di 2020 mendatang. Tahapan tes pada rekrutmen periode kali ini akan digelar di Yogyakarta, Palembang, Kupang, Banjarmasin, Medan, Jakarta, dan Makassar.

Bagi pelamar yang berada di luar wilayah tersebut PLN memberikan kemudahan untuk melakukan pendaftaran secara online tanpa. Periode pendaftaran dibuka mulai 7 September 2019 sampai dengan 20 September 2019 pukul 23.59 WIB.

Rekrutmen kali ini membuka kesempatan bagi para pelamar tidak hanya untuk berkarir di PLN, tetapi juga di 11 anak perusahaan yang tergabung di PLN Group yakni Indonesia Power, Pembangkitan Jawa Bali (PJB), Bright PLN Batam, ICON +, PLN Tarakan, PLN Batubara, PLN Geothermal, PLN-E, Haleyora Power, dan Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAG).

“Biasanya setelah membuka rekrutmen akan banyak hoax yang muncul, untuk itu kami menghimbau bahwa PLN hanya membuka rekrutmen di website resmi rekrutmen PLN. Hanya itu. Tidak melalui surat menyurat maupun melalui telfon. PLN juga tidak memungut biaya perjalanan apapun dalam proses rekrutmen dan seleksi,” jelasnya.

Adapun pengumuman dan pendaftaran resmi rekrutmen hanya melalui website rekrutmen.pln.co.id. Sedangkan untuk penyampaian informasi rekrutmen, seperti dilansir CNBCIndonesia, PLN hanya menggunakan akun email rekrutmen@pln.co.id. Adupun informasi lainnya mengenai PLN dapat diakses di www.pln.co.id.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Energi Alternatif : Pemkot Palembang Pasang Lampu Jalan Energi Surya

Published

on

Orator.id,Palembang-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai berhemat untuk biaya Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan memanfaatkan bantuan 10.441 titik PJU bersumber Listrik Tenaga Surya.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, listrik bertenaga surya akan menerangi ratusan titik jalan di Kota Palembang. Dengan ini pihaknya akan menghemat puluhan miliar dalam satu tahun

“Satu tahun kita harus membayar Rp 80 miliar untuk lampu jalan, dengan adanya bantuan lampu listrik bertenaga surya dari CV Sapa Koja ini,” katanya, saat pemasangan di Jalan K.H Azhari Lorong Pedatuan Laut RT 01 RW01 Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Selasa (11/8/2020).

Harnojoyo mengatakan, listrik bertenaga surya ini sumber energinya berasal dari surya atau matahari dengan menampung panas matahari pada siang hari melalui panel. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyalakan komponen elektrik untuk lampu, tentunya akan menghemat biaya tagihan listrik konvensional.

“Bisa dibayangkan kalau seluruh lampu jalan di Palembang ini digantikan dengan listrik bertenaga surya, tentu nol rupiah yang kita keluarkan untuk listrik lampu jalan,” katanya.

Harnojoyo mengatakan, titik lampu akan disebar di setiap kelurahan yang ada, sesuai dengan kebutuhan di kawasan itu nantinya. “Kalau untuk semua kebutuhan Palembang ini, dibutuhkan 76 ribu, saat ini baru ada 46 ribu yang sudah disebar, dengan adanya 10.441 titik lampu bertanaga surya ini, kita butuh waktu beberapa tahun lagi untuk mencukupi semuanya, jadi akan dilakukan secara bertahap,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) CV Sapa Koja Remadani Oktaviani mengatakan, bantuan hiba lampu listri bertenaga surya ini merupakan bantuan hibah dari PT Imza Rizky Jaya dari Dubai.

“Kalau untuk seluruh Sumsel itu berjumlah 80 ribu yang akan disebar, yang ditargetkan seluruh pengerjaan lampu listrik bertenaga surya ini bisa terpenuhi terpasang di tahun 2025 mendatang, dan Palembang sendiri mendapat bantuan sebanyak 10.441 lampu listrik bertenaga surya,” katanya.

Tentunya, selain memiliki penghematan pemakaian listrik, hanya bersumber dari tenaga surya ini, lampu ini juga memiliki kelebihan yakni ramah lingkungan dengan memasang panel surya mandiri dan tidak bergantung ke pada PLN dalam menyuplai kebutuhan listrik di setiap harinya.

“Jadi panel surya ini bisa jadi pilihan tepat untuk memenuhi kebutuhan listrik harian anda. Meskipun biaya pemasangan awalnya mahal seharga Rp13 juta perlampunya namun kedepannya anda bisa menghemat,” katanya. (kar)

Continue Reading

Berita

Karhutla Kembali Terjadi, Lahan 4 Hektare di OI Terbakar

Published

on

Kondisi lahan yang terbakar di Desa Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumsel, Selasa (11/8/2020) (foto: BPBD Sumsel)

Orator.id, Palembang-Sekitar 4 hektare Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthula) terjadi di Desa Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (11/8/2020).

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), Ansori mengatakan kejadian Karthula terjadi pada pukul 09.30 WIB hingga 13.15 WIB. “Luasan yang terbakar sekitar 4 hektare, Setelah 3 jam 45 menit alhamdulillah api berhasil dipadamkan,” katanya

Selain itu, asap dari Karthula sempat masuk ke Jalan Tol Palembang – Indralaya (Palindra) yang mengakibatkan mengganggu para pengendara yang melintas.

“Angin membawa kabut asap dari Karthula masuk ke tol Palindra,” ujar Ansori.

Ansori menjelaskan lahan mineral memiliki kandungan air yang membuat pemadaman dapat dengan cepat. “Syukur berkat kerja keras tim, kebakaran ini bisa dengan cepat kita padamkan,” jelasnya. (mna)

Continue Reading

Berita

Prof Jalaluddin Wafat, Sumsel Kehilangan Tokoh Pendidikan

Published

on

Prof DR Jalaluddin

Orator.id,Palembang -Kabar duka datang dari dunia Pendidikan Sumatera Selatan (Sumsel). Prof. Dr. H. Jalaluddin, seorang tokoh pendidikan panutan yang pernah menjadi Rektor IAIN Raden Fatah Palembang telah berpulang ke Rahmatullah.

Sosok kharismatik Almarhum meninggalkan kenangan terdalam bagi orang-orang terdekat termasuk mahasiswa serta murid yang pernah ia ajarkan sewaktu menjadi sosok guru yang mendidik.

Almarhum merupakan Rektor ke-8 IAIN Raden Fatah Palembang (sekarang UIN Raden Fatah) periode 1998-2003, Profesor Dr H Jalaluddin dikenal sebagai seorang penulis handal. Ia juga mengajar di Fakultas Syari’ah dan menjadi dosen tetap dari Fakultas Tarbiyah.

Salah satu Mahasiswi almarhum Prof. H. Jalaludin di Fakultas Syari’ah IAIN Raden Fatah Palembang, K.A bukhori mengungkapkan kenangan pribadinya selama menjadi mahasiswa yang dididiknya.

“Saya ingat sekali, tahun 1989 beliau mengajar Mata Kuliah Filsafat Ilmu dan memberikan tugas penelitian. Penelitian saya waktu itu tentang Porkas (SDSB) yang Akhirnya mengantarkan nilai A satu satunya di kelas,”katanya.

“Pernah juga Ketika saya di Badan Penerbitan ICMI Sumsel. Beliau minta dieditkan buku sekaligus minta dicarikan hadis ttg ibu untuk ditempatkan di halaman awal buku beliau yg berjudul “IBU”. Sebenarnya masih banyak lagi kenangan yang tidak dapat dituliskan tentang almarhum, apalagi humor beliau ketika mengisi kuliah dan ceramah yang tidak disia-siakan dan saya jadikan bahan dakwah,”katanya.

Selamat guruku kembali kepada Tuhanmu dalam kondisi ridho dan diridhoi, semoga diakui sebagai hamba Allah dan dimasukkan ke dalam surga Allah, Amin.

Lain hal,Siti Alfiatun Hasanah, Mahasiswi Prof Jalaludin mengatakan pertama kali mengikuti perkuliahan Almarhum pada semester satu PPS UIN Raden Fatah. Almarhum merupakan dosen yang sangat berkarakter, disiplin,objektif dan benar-benar mendidik mahasiswanya.

Tak pernah menyangka, beliau yang juga pernah mengajar almarhumah ibu akhirnya mengajar anaknya. Jika dulu saya hanya tau joke cerdas almarhun dari ibu, akhirnya saya merasakannya sendiri. Setiap kata yang keluar dari lisan beliau adalah ilmu, tidak lupa beliau juga menyelipkan candaan yang membuat kami tertawa.

“Yang saya ingat adalah filosofi WC, “ketika seseorang berada di luar WC, yang ada hanyalah bau yang tercium menyengat, tapi ketika kita ada di dalamya, baupun menjadi hilang, bahkan mungkin menjadi wangi”, ujarnya.

Ia bercerita, walaupun sempat diajar hanya dua semester, yaitu pada Mata Kuliah (MK) Filsafat Ilmu dan MK Filsafat Pendidikan Islam, tapi banyak ilmu dan teladan yang kami dapatkan. Almarhum tidak hanya mengajar tapi juga mendidik, walau terkadang didikan beliau cukup tegas.

Di usia senjanya beliau jg masih sangat produktif, terbukti dengan diterbitkannya buku dan artikel Almarhum di media massa lokal.

“Almarhum juga sempat mengisi kuliah iftitah di stiq al-Lathifiyyah pada tahun 2018 lalu. Subhanallah, beliau memang sosok guru, dosen, pendidik yang patut diteladani,” katanya.

Selamat jalan Prof, nasehatmu, karyamu dan teladanmu akan selalu kami amalkan, semoga Allah memberikan tempat terbaik kepada Prof di sana, sebagaimana pesan almarhum saat kuliah kepada kami, bahwasanya kita manusia akan melewati empat alam, alam arwah, alam dunia, alam barzakh dan alam akhirat. Maka dengan pendidikan Islam kita berusaha mempersiapkan diri menjadi hamba terbaik yang mampu melewati berbagai alam tersebut dengan cahaya keimanan.

Seperti diketahui Prof DR Jalaluddin meninggal dunia pada, Selasa 11 Agustus 2020 di RS Siti Khadijah Palembang pada subuh tadi sekira pukul 04.50 di kediamannya Jalan Tanah Merah, lorong Cendana 3, no. 4178 RT.42/11, Way hitam, Demang lebar Daun Palembang.

Rencananya Prof Dr H Jalaluddin akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung Bakiak yang terletak di Jalan Tanjung Barangan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. (tji)

Continue Reading
Advertisement

Trending