Connect with us

Berita

Adakah Harapan (Baru) ? Menyambut DPRD Baru

Published

on

Ilustrasi (by: sichikomik)

Orator.id,PALEMBANG-Konstelasi pemilihan umum legislatif (Pileg) 17 April 2019 telah berlalu. Dan tiba saatnya wajah-wajah representasi rakyat mengisi “kursi” Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Di Sumatera Selatan (Sumsel), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel sendiri telah menetapkan 75 anggota DPRD Sumsel terpilih periode 2019-2024. Dan benar saja, wakil rakyat baru itu diisi wajah-wajah baru dan kaum perempuan.

Dalam wawancara sebelumnya, Ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana menegaskan bahwa penetapan caleg terpilih setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) legislatif.

“Setelah PHPU kita baru berani mengumumkan. Yakni untuk caleg terpilih dari 10 daerah pemilihan dari 17 Kabupaten/kota,” ujar Kelly.

Yang mendapatkan kursi pun masih didominasi partai-partai besar dan lama. Sebut saja Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golongan Karya (Golkar),Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Perindo, Partai Hanura dan Partai Nasdem.

Setelah proses hingga penetapan caleg terpilih, Ketua DPRD Sumsel M Yansuri mengatakan jika tidak ada hambatan maka pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan dijadwalkan 24 September 2019.

“Iya benar, pada tanggal itu. Mudah-mudahan saja,” ucap Yansuri. Dalam hal komposisi, Yansuri pun mengakui sudah mendapatkan kabar dari pihak KPU Sumsel dimana hanya kurang dari sepertiga yang kembali duduk di lembaga legislatif.

Menilik hal tersebut, tentu bisa saja wajah-wajah baru dan juga kaum perempuan menjadi pertanda baik bagi perubahan representasi publik di lembaga legislatif.

Yah, orang-orang muda biasanya dikaitkan dengan perilaku atau sikap mental yang aktif, cepat, peka dan kreatif.

Sedangkan disisi lain, kaum hawa lebih mampu mengandalkan harmonisasi, sensitifitas, telaten dan kecerdasan emosional.

Kombinasi beragam unsur karakter tersebut sangat mempengaruhi perubahan performa maupun kinerja DPRD Provinsi supaya lebih baik dari periode sebelumnya.

Tentu saja sikap minor atau under estimate atas existensi politisi parlemen yang selama ini dianggap sebagai “Lokus para pencari gawe & status sosial ” semata, agar bisa didegradasi.

Yang mana para legislator dituntut utk lebih tangkas dalam menyerap & merumuskan isu-isu publik yang semakin terus berkembang serta variatif. Sesuai dengan wewenang dan fungsinya sebagai badan pengawas, pembuat produk UU/ Perda dan yang mengesahkan anggaran pembangunan daerah.

Disisi lain juga, para wakil rakyat Perempuan diharapkan konsisten mempertegas hak hak perempuan dalam persepsi publik, sebagai contoh lebih berkomitmen mengawasi ketersediaan ruang menyusui bagi kaum Ibu ( laktasi) dan menekan hingga level terendah upaya perbuatan pelecehan seksual terhadap perempuan di kantor atau tempat bekerja serta ruang publik pada umumnya.

Hal-hal tersebut diatas dipertegas juga oleh Pengamat Sosial Politik Sumsel, Bagindo Togar. Menurut Bagindo, khusus untuk para calon pimpinan DPRD, ketika jabatan itu diemban, muatan spirit kolektifitas, pro konstituen, anti elitis, inklusif dan komit mengutamakan peningkatan kesejahteraan rakyat yang diprioritaskan. Atau aspek praktek wajib meminggirkan kepentingan parpol pendukung serta masyarakat pendukung dari dapilnya saja.

“Perlu juga kemampuan memposisikan peran lembaga legislatif sebagai mitra strategis maupun mitra kritis terhadap pemerintah ( eksekutif) yang sangat diharapkan berfungsi secara optimal dan efektif, agar terasa kualitas implementasi ragam program pembangunan oleh warga,”ucapnya.

Dari itu semua, perlu dicamkan! hindarkan bermacam prilaku koruptif serta sikap berjarak terhadap warga di dapil masing-masing pasca Pemilu serentak 17 April lalu. (riz)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Presiden China Sebut Darurat Corona Terbesar dalam Sejarah

Published

on

Presiden China, Xi Jinping

Beijing-Presiden China, Xi Jinping menyebut kasus virus corona menjadi darurat kesehatan terbesar dalam sejarah Republik Rakyat China. Epidemi virus ini terus meluas secara global hari demi hari.

Virus corona sejauh ini telah menewaskan lebih dari 2.400 orang, dengan sekitar 80.000 manusia terinfeksi secara global. Dari data itu China merupakan yang terparah karena memang awal mula penyebaran virus ini diduga berasal dari Wuhan, kota di China bagian tengah.

Dikutip dari AFP, Senin (24/2), Xi menyebut, sejak RRC berdiri pada 1949, belum ada darurat kesehatan sebesar kasus virus corona ini.

“Ini krisis bagi kami dan ini adalah ujian besar,” kata Xi, Minggu dalam sambutan yang disiarkan televisi pemerintah.

Dalam pengakuan yang jarang dilakukan, dia menambahkan China harus terus belajar dari kekurangan yang ada dalam merespons merebaknya penyebaran virus corona. Terutama dalam koordinasi dalam memerangi penyebaran virus ini.

China sendiri dipuji oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam responsnya terhadap epidemi virus corona. Meski pemerintah China mendapat kecaman dari warganya karena membungkam peringatan dini dari seorang dokter yang melaporkan pertama kali temuan virus corona. Dokter tersebut kemudian meninggal karena infeksi virus tersebut.

Xi melontarkan komentar ini ketika Korea Selatan menyatakan pihaknya meningkatkan kewaspadaan ke level tertinggi, setelah jumlah infeksi naik hampir tiga kali lipat selama akhir pekan menjadi 602 kasus.

Korsel kini memiliki kasus infeksi virus corona terbanyak di luar China, selain dari kapal pesiar Diamond Princess berlabuh di Jepang.

“Beberapa hari ke depan akan sangat penting,” kata Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, tanpa merinci langkah apa yang akan dilakukan pemerintahannya.

Pada hari Minggu, Korsel melaporkan 169 kasus baru dengan tiga orang tewas akibat virus corona. Total korban jiwa karena infeksi virus ini menjadi lima kasus.

Tak berapa lama Kantor berita Yonhap melaporkan kasus kematian ke enam di Korsel.

Kasus-kasus baru juga ditemukan, termasuk karyawan pabrik Samsung Electronics di kota Gumi, yang menyebabkan raksasa teknologi itu menunda operasional mereka sampai Senin.

Selain Korsel, sejumlah negara seperti Italia melaporkan lonjakan kasus infeksi virus corona pada hari Minggu.

Pun demikian dengan Iran yang mengabarkan informasi terbaru bahwa delapan orang tewas sejauh ini.

Continue Reading

Berita

Restorasi Sungai Sekanak Ditargetkan Sepanjang 11,9 Km

Published

on

Jembatan yang dibangun untuk menghubungkan jalan inspeksi sebelah kiri dan kanan menjadi tempat berswafoto.

Orator.id,Palembang-Restorasi Sungai Sekanak dilanjutkan setelah menyelesaikan tahap awal di kawasan Jerambah Karang dekat Kantor Walikota Palembang. Selanjutkan tender akan dilakukan akhir Februari untuk menyelesaikan hingga Transmart.

Berdasarkan pantauan, Sungai Sekanak di tahap awal ini sepanjang 200 meter sudah dipercantik. Tampak jembatan yang dibangun untuk menghubungkan jalan inspeksi sebelah kiri dan kanan. Saat ini sudah banyak masyarakat Palembang yang datang untuk swafoto bersama teman dan kerabatnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Akhmad Bastari Yusak mengatakan, kawasan Sungai Sekanak merupakan bagian dari program restorasi Sekanak – Lambidaro. Restorasi dilakukan secara bertahap dengan total alokasi anggaran untuk normalisasi secara keseluruhan mencapai Rp 385 miliar untuk sepanjang 11,9 Kilometer.

“Sudah selesai sepanjang 200 meter di kawasan Jerambah Karang atau sekitar Kantor Wali Kota Palembang, selanjutnya menunggu tender,” katanya.

Bastari mengatakan, akhir Februari mendatang pihak Balai Besar Wilayah Sungai akan melakukan tender untuk melanjutkan restorasi. Mulai dari Merdeka sampai Transmart. Selain itu pihaknya juga sembari menyelesaikan pembebasan lahan di kawasan Sekanak yang tinggal 9 persil lagi dari 140 persil.

“Hanya tinggal menata pendestrian dan menempatkan pot-pot tanaman untuk semakin mempercantik,” katanya.

Bastari mengatakan, masing-masing spot memiliki fasilitas yang berbeda-beda. Di tahap pertama yakni di Sekanak ada pendestrian untuk spot foto, sementara di tahap selanjutnya akan disiapkan dermaga agar masyarakat bisa turun untuk menikmati pempek.

“Akhir Februari ini dilakukan tender untuk tahap kedua. Untuk tahap kedua ini akan ada dermaga pempek untuk mereka yang akan singgah berkuliner pempek di 26 Ilir,” katanya.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, masih ada beberapa catatan yang harus diselesaikan. Khususnya masalah sampah pada saat air pasang di Sungai Musi. Sampah tersebut, dibawa sampai ke aliran anak sungai termasuk sampai ke Sekanak Lambidaro. Itu artinya masih butuh saringan agar sampah dari rumah tangga itu tak sampai ke kawasan destinasi wisata ini.

“Apalagi musim hujan, karena masih ada sebagian warga kita yang belum menyadari. Sehingga membuang sampah masih sembarangan. Oleh sebab itu, kami himbau janganlah buang sampah sembarangan,” ujarnya. (kar)

Continue Reading

Berita

Palembang Triathlon 2020 Jadi Sport Tourism di Sumsel

Published

on

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo saat membuka Palembang Triathlon 2020, Minggu (23/2/2020).

Orator.id, Palembang-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo membuka Palembang Triathlon 2020, Minggu (23/2/2020).

Yusuf mengatakan Palembang Triathlon 2020 berlangsung dari tgl 22-23 Februari 2020 dan event ini merupakan event kedua setelah event pertama tahun Ialu. Kegiatan kali ini diikuti 500 peserta dari dalam dan Iuar negeri dan ini juga akan menjadi event tahunan.

“InsyaAllah masyarakat kita sudah menjunjung sportivitas dan juga ramah dengan pendatang karena Sumsel juga telah beberapa kali menjadi tuan rumah berbagai event olahraga nasional maupun dunia, seperti yang baru-baru ini Bowling World Cup,” katanya.

Lanjutnya, bahwa kegiatan ini juga bagian dari sport tourism yang dapat mendatangkan wisatawan sekaligus memperkenalkan Sumsel sebagai Provinsi olahraga.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk memperkenalkan sumsel dan mendatangkan wisatawan,” ujar Yusuf.

Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal mengatakan Palembang Triathlon 2020 adalah sebagai wujud sport tourism yang berarti bahwa banyak keuntungan yang didapatkan oleh Sumsel.

“Kegiatan ini diikuti peserta dari dalam dan Iuar negeri bersama officialnya dan kebanyakan atlet yang ikut dari Iuar Palembang. lni jadi tambahan kunjungan wisatawan olahraga dan bisa jadi prestasi karena adanya peningkatan wisatawan olahraga,” katanya

Pemprov Sumsel melalui Disbudpar Sumsel akan mensupport kegiatan ini. Dan tahun 2020 ini lebih banyak lagi event-event olahraga yang akan dilaksanakan.

“Dalam event ini para peserta memulai start dengan berenang di Danau JSG, kemudian dilanjutkan dengan bersepeda dari JSG ke Jembatan Ampere, dan kembali lagi ke JSC untuk menyelesaikan garis fmish dengan berlari,” ungkapnya Aufa. (mna)

Continue Reading
Advertisement

Trending