Connect with us

Event

Sumsel Raih Penghargaan K3 dari Kemenaker RI. Wagub : Pantau Terus Perusahaan

Published

on

Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri menyerahkan penghargaan K3 bagi Provinsi Sumsel di Gedung Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (22/4/2019) malam. Penghargaan diterima langsung Wagub Sumsel H Mawardi Yahya. (Foto: Dok Humas Pemprov Sumsel)

Orator.id,Jakarta – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI memberikan penghargaan kepada Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub)  Sumsel Ir H Mawardi Yahya dari Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri di Gedung Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (22/4/2019) malam.

Tidak hanya Sumatera Selatan, ada beberapa daerah dan perusahaan yang juga mendapatkan penghargaan malam itu.

Usai menerima penghargaan, H. Mawardi Yahya mengatakan penghargaan yang diterima oleh Sumatera Selatan ini tidak lepas dari peran serta semua pihak dalam meminimalisir kecelakaan kerja terutama dalam hal pembinaan.

“Penghargaan ini tentu ada penilaian tersendiri dari Kementerian Tenaga Kerja. Ini akan menambah motivasi kita untuk melakukan pembinaan sehingga tahun depan kita bisa menyabet penghargaan ini lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan bosan menghimbau kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi dengan perusahaan dalam melakukan pembinaan dan pelatihan ketenagakerjaan.

“Kami akan terus berupaya memantau perusahaan agar mereka meningkatkan pelatihan dan menekan angka kecelakaan kerja. Keselamatan kerja sangat penting dan menentukan,” bebernya.

Disinggung mengenai angka kecelakaan kerja di Sumsel, mantan bupati Ogan Ilir dua periode ini tak menampik. Hanya saja menurutnga angka kecelakaan kerja ada yang ada sangat kecil masih nol sekian persen.

“Untuk itu, kita terus himbau bukan hanya perusahaan, tapi masyarakat juga untuk menjaga keselamatan dalam bekerja. Dinasker harus mengunjungi perusahaan untuk menghimbau dan mengingatkan akan pentingnya kesehatan dan keselamatan dalam bekerja,” ujarnya

Sebelumnya, Menaker Hanif Dhakiri mengatakan, angka kecelakaan kerja masih cukup tinggi di Indonesia. Rata-rata kecelakaan kerja terjadi di jalan dimana para pekerja mengalami kecelakaan saat pergi atau pulang bekerja.

“Angkanya masih tinggi, namun rata rata pekerja mengalami kecelakaan di jalan raya. Untuk itu kami menghimbau kepada seluruhnya baik perusahaan, Pemda dan pekerja untuk meningkatkan keselamatan dalam kerja. Penghargaan ini juga untuk memberikan motivasi kepada perusahaan dan pemerintah daerah pentingnya dalam melakukan pembinaan dan pelatihan dalam keselamatan,” ujarnya. (riz)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Gubernur Sumsel dan Pimpinan DPRD Teken KUA PPAS

Published

on

Orator.id,Palembang – Setelah melalui tahapan yang cukup panjang, Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Jumat (13/12/2019) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Antara Pimpinan DPRD Prov. Sumsel dan Gubernur Sumsel Terhadap KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan PPAS (Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara) APBD (Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah) tahun 2020. Penandatanganan ini dilakukan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel dalam Rapat Paripurna VI DPRD Prov. Sumsel.

Berdasarkan Nota Kesepakatan KUA PPAS yang ditandatangani pada tanggal 13 Desember 2019 tersebut maka Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Provinsi Sumsel tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp10.648.152.635.823 mengalami kenaikan sebesar Rp111.227.009.664 atau 1,06% dari APBD Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp10.536.925.626.158.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru (HD) mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan transformasi ekonomi nasional, dengan orientasi yang berbasis pada pertumbuhan ekonomi yang kuat, inklusif berkualitas dan berkelanjutan.

Sedangkan untuk mencapai sasaran pembangunan jangka pendek dan jangka menengah, kebutuhan belanja daerah tentu bertambah besar.

“Kita patut bersyukur pertumbuhan ekonomi kita hingga saat ini terus meningkat yang berdampak pada perluasan lapangan kerja,” jelasnya.

Iapun meminta kepada seluruh jajaran dan OPD di lingkungan Pemprov Sumsel agar dapat mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah secara lebih efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

“Dari sisi penerimaan kita harus mampu meningkatkan dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan asli daerah agar kapasitas fiskal kita semakin kuat,” jelas HD.

Sementara itu dari sisi belanja kata HD, Pemprov harus dapat meningkatkan kualitas dan produktifitas belanja. Anggaran belanja harus digubakan swcara beekualitas, efektif dan efisien.

” Kebocoran anggaran tidak boleh terjadi. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus digunakan untuk program dan kegiatan yang benar-benar produktif dan mampu memberikan nilai tambah sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat,” ujar HD.

Sedangkan dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu telah diperhitungkan dengan cermat dan rasional dengan mempertimbangkan perkiraan realisasi anggaran tahun 2019.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. R.A Anita Noeringhati mengatakan proses penandatanganan KUA PPAS ini telah melewati dinamika yang cukup panjang dengan beberapa catatan. Dalam kesempatan itu, Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya pada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Sumsel serta anggota Banggar, Gubernur dan Wakil Gubernur berikut jajarannya yang telah bekerja membahas kebijakan umum anggaran (KUA) dan PPAS tahun anggaran 2020.

Usai penandatanganan itu Gubernur Sumsel H.Herman Deru juga melanjutkan agenda menyampaikan penjelasan Gubernur Sumsel Terhadap Raperda APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2020, pada pembicaraan TK I, Rapat Paripurna VII DPRD Prov. Sumsel. (riz/rel)

Continue Reading

Event

75 Anggota DPRD Sumsel Dilantik. RA Anita : InsyaAllah Kami Amanah

Published

on

Pelantikan anggota DPRD Sumsel periode 2019-2024 di Palembang, Selasa (24/9/2019).

Orator.id,Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Feby Deru serta Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Hj Fauziah Mawardi menghadiri Rapat Paripurna LXV (65) DPRD Provinsi Sumsel dengan Agenda Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Prov. Sumsel Masa Jabatan 2019-2024, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov Sumsel,Selasa (24/9/2019)

Selain mengucapkan selamat, Gubernur Sumsel H Herman Deru juga menitipkan pesan kepada anggota dewan yang baru untuk mendukung Pemprov Sumsel menurunkan angka kemiskinan yang masih di atas angka rata-rata nasional.

“Apapun program dan kerjasama yang dilakukan dan segala upaya kami harap dapat menurunkan angka kemiskinan. Karena sampai Maret 2019, angka kemiskinan Sumsel masih sebesar 12.71 persen dan di atas rata-rata angka nasional,” jelasnya.

Untuk membangun Sumsel Herman Deru menjelaskan Pemprov juga telah menggagas program menyatukan visi misi bersama sekitar 635 anggota DPRD dari seluruh kabupaten/kota se Sumsel. Program ini dilaksanakan dalam bentuk silaturahmi dan menyatukan visi misi sekaligus penandatanganan SK anggota DPRD kab/kota terpilih.

“Program ini menjadi yang pertama di Indonesia. Harapan kami dengan program ini kami ingin menyatukan visi misi membangun Sumsel Maju untuk Semua,” jelasnya.

Di tempat yang sana Ketua DPRD Provinsi Sumsel H. Aliandra Pati Gantada mengatakan selamat bertugas kepada calon anggota DPRD masa bakti 2019-2024 yang telah melaksanakan sumpah/janji.

“Selamat bertugas sebagai wakil rakyat dan Selamat bekerja semoga sukses. Saya
percaya seluruh anggota DPRD ini dengan kecerdasan dan pengalamannya dapat memenuhi harapan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu kepada anggota dewan masa bakti 2014-2019 yang masih dipercaya masyarakat untuk bertugas diharapkan Gantada, dapat terus mengembangkan kemampuan.

“Kepada yang masih bertugas hendaknya pengalaman selama lima tahun dapat meneruskan hal yang bermanfaat bagi maayarakat serta menularkannya kepada anggota dewan yang baru,” jelasnya.

Pimpinan sementara DPRD Provinsi Sumsel RA Anita Noeringhati yang akan menjadi Ketua DPRD Sumsel definitif ini mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku sangat bersyukur karena pengucapan sumpah/janji 75 anggota dewan periode 2019-2024 berjalan dengan lancar.

“Setelah pengucapan janji itu artinya anggota dewan mulai memasuki masa tugas selaku wakil rakyat. Insya Allah akan kami laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” jelas Anita.

Demikian pula pada anggota dewan yang sudah memasuki purna bakti dirinya juga mengucapkan terima kasih atas kinerja dan kontribusi yang telah diberikan.

” Semoga kami dapat melanjuykan dan meningkatkan karya dan tuntutan masyarakat saat ini,” jelasnya.

Kepada masyarakat Sumsel, Anita juga mengucapkan hal yang sama atas kepercayaan dan dukungan yang sudah diberikan.

Sementara itu acara Pengucapan Sumpah/Janji anggota DPRD Provinsi periode 2019-2024 itu sendiri dimulai dengan pembacaan surat keputusan Mendagri tentang pemberhentian anggota dewan masa bakti masa bakti 2014-2019 dan peresmian anggota dewan baru masa baksi 2019-2024.

Dilanjutkan dengan pengucapan Sumpah Janji yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Palembang serta Penandatanganan Surat Berita Acara Sumpah Jabatan secara simbolis dan Penyematan lencana secara simbolis sebelum kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan foto bersama.

Sejumlah pejabat tampak hadir dalam acara tersebut di antaranya Wali Kota Palembang periode 1993-2003 H.Husni, Gubernur Sumsel periode 2003-2008 Ir.H Syahrial Oesman, Gubernur Sumsel Periode 2008-2018 H.Alex Noerdin serta Wakil Gubernur Sumsel periode 2013-2018 H.Ishak mekki, Wali Kota Palembang Harnojoyo, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri, Kajati Sumsel Sugeng Pramono dan Bupati Wali Kota se Sumsel lainnya. (info/riz)

Continue Reading

Event

Peringati HUT Kementerian ESDM ke-74, PT SERD Gelar Donor Darah

Published

on

Orator.id,LAHAT-Dalam rangka memperingati HUT Kementrian ESDM Republik Indonesia ke-74, PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) menyelenggarakan bhakti sosial donor darah yg dilakukan bersama PMI Kabupaten Muara Enim.

Sebanyak 50 pendonor yg terdiri dari karyawan PT SERD dan mitra kerja dari PT Rekind dan PT Pra.

Pada kesempatan itu dalam kata sambutannya, managemen PT SERD, Budi Satrio mengatakan bahwa kepedulian PT Supreme Energy dalam donor darah merupakan rangkaian program CSR. Kegiatan juga dilakukan karena sejalan dg kebutuhan PMI.

Dan karyawan PT SERD merupakan bagian dari masyarakat Muara Enim yg berkiprah di Semende Darat Ulu.

“Terimakasih dari perusahaan atas kerjasama yg diberikan PMI yg merupakan jalinan tugas kemanusiaan,”ujarnya.

Budi Satrio berharap agar kegiatan donor darah ini mampu menyelamatkan jiwa dan nyawa para pasien yg membutuhkannya.

Dalam acara tersebut, turut hadir PMI Muara Enim yg dikemukakan Zulkipli mewakili Ketua PMI Muara Enim, Sinta Muzakir. PMI Muara Enim menyambut baik dan menyampaikan ucapan terimakasih bahwa kegiatan donor darah dapat terlaksana dengan baik. (ril)

Continue Reading
Advertisement

Trending